oleh

Terobosan Urban Farming, DISPANGTAN Kota Bandung Optimalkan Program Buruan Sae Pada Tahun 2021

CIBIRU – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DISPANGTAN) Kota Bandung lakukan program baru namanya Buruan Sae dari kata ‘Buruan’ yang artinya Karangan karena perkarangan kota tetap enak dilihat oleh masyarakat terutama pengunjung dari luar kota sedangkan kata ‘Sae’ dari bahasa Sunda tapi dengan disingkat artinya Sehat, Alami, dan Ekonomis.

Program Buruan Sae ini dibentuk pada bulan Januari 2020 sebagai menumbuhkan jiwa menanam kembali seperti sayuran, buah–buahan, dan ternak hewan yang menjadi perkarangan yang bisa menjadi olahan untuk ketahanan pangan di Kota Bandung. Buruan Sae ini termasuk kedalam pertanian perkotaan terpadu karena dari subsektor protein hewani dan nabati yang tersedia diperkarangan. Lalu, ada pengolahan sampah yang bisa dijadikan sebagai media bercocok tanam, kompos, makanan untuk ikan dan untuk ayam.

Program Buruan Sae merupakan salah satu dari program Urban Farming sebagai pemanfaatan lahan diperkaragan warga pertanian disetiap wilayah perkotaan yang memang diutamakan untuk wilayah Kota Bandung. Jadi disesuaikan karena lahan kota yang lahannya sempit tapi harus tetap menghasilkan pangan yang berkualitas. Jadi, program Buruan Sae merupakan inovasi baru dari Urban Farming.

Tujuan utama dari program dari Buruan Sae adalah melakukan OTG (Organic Tower Garden) yang dimana mengelola sampah organik yang hasilnya akan menjadi pupuk cair organik dan dapat dimanfaatkan untuk kesejahteraan warga dengan cara dijual atau dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman dan kebun warga untuk mengurangi penggunaan pupuk berbahan kimia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.