oleh

Guru PPPK Diseleksi, Berikut Persyaratan yang Harus Dipenuhi

Pengadaan tenaga guru melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) telah dikaji sejak awal tahun 2020. Kebijakan tersebut menimbulkan keresahan bagi sejumlah guru, terutama guru honorer yang belum diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Menghadapi itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim menegaskan, formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) guru ke depan tetap akan ada. Sebab, kebijakan ini akan sejalan dan saling melengkapi dengan perekrutan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Namun, lanjut Nadiem, khusus rekrutmen Aparatur Sipil Negara (ASN) 2021 diperuntukkan bagi guru honorer.

Dalam keterangan terpisah yang dilansir dari Antara, Plt Kepala Biro Hubungan Masyarakat, Hukum, dan Kerja Sama Badan Kepegawaian Negara (BKN) Paryono, Rabu(6/1) mengatakan, para guru honorer, termasuk guru tenaga honorer kategori 2 (eks-honorer K-2), sangat terbuka untuk mendaftar dan mengikuti ujian seleksi menjadi guru PPPK.

Terkait dengan perencanaan dan pengadaan, telah dilakukan koordinasi antara Kementerian PAN-RB, Kemendikbud, Kementerian Dalam Negeri, Badan Kepegawaian Negara, serta pemerintah daerah.

Kebijakan itu dinilai akan mempermudah manajemen guru dan dapat secara signifikan meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan.

sementara itu, terkait hak dan perlindungan, PPPK tetap memiliki hak yang sama dengan PNS, seperti hak cuti dan hak untuk pengembangan kompetensi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga