Pilkades 177 Desa Jadi Ancaman Klaster Jumbo Covid-19

Pilkades 177 Desa Jadi Ancaman Klaster Jumbo Covid-19
0 Komentar

“Semua ini dilakukan un­tuk mencegah klaster pe­nularan covid-19 dalam Pilkades,” imbuhnya.

Disinggung soal kecuku­pan anggaran, Agus men­gatakan, tak menutup ke­mungkinan untuk adanya sumber bantuan dari pihak ke tiga di tingkat desa. Un­tuk menyokong anggaran tambahan, demi suksesnya Pilkades serentak 2021.

“Mungkin saja begitu, tapi namanya bukan uang pen­daftaran bagi balon kades. Tapi bantuan pihak ke tiga yang tidak mengikat, atas izin dari BPD dan disetujui pemerintah desa,” jelasnya.

Baca Juga:Dianiaya Sekelompok Orang Tak Dikenal, 2 Pegawai Batiqa Hotel Babak BelurHarga Jual Tak Sesuai dengan Modal, Petani Ogah Tanam Kedelai

Berkaca pada pelaksanaan Pilkades sebelumnya. Agus mengakui, jika gesekan yang terjadi di Pilkades itu sangat besar. Dimana, kedekatan emosional antara warga dengan calon sangat kuat. Hal ini tentu saja perlu jadi perhatian.

Terlebih lagi, dalam regu­lasi yang tertuang. Jumlah maksimal calon kades ada­lah lima orang. Sedang­kan, di 17 desa yang akan Pilkades. Ada balon yang lebih dari lima orang. Bah­kan, lebih dari sepuluh orang.

“Itu sudah jelas ya, akan ada seleksi dengan em­pat kriteria yang sudah disepakati. Ada pengala­man, pendidikan, usia, dan hasil ujian. Bagi yang tidak lolos seleksi, harap untuk mengerti dan memahami aturan itu sejak saat ini,” pungkasnya. (wyd/mhs)

0 Komentar