BANDUNG – Skuad PERSIB masih akan menjalankan program latihan mandiri hingga awal tahun 2021. Berbeda dengan bulan sebelumnya, kali ini latihan mandiri Supardi Nasir dan kawan-kawan dipantau oleh jajaran pelatih. Selain itu, para pemain pun berlatih dengan menggunakan alat deteksi jantung.
Pelatih PERSIB Robert Alberts mengatakan, tim pelatih akan memeriksa hasil detak jantung tersebut sebagai bahan penilaian kondisi setiap pemain.
“Jadi, pemain akan mendapat informasi setiap sepuluh hari. Kami akan memeriksa detak jantung mereka. Semua harus berlatih menggunakan monitor denyut jantung, dan gambarnya harus dikirim,” kata Robert, Kamis (10/12).
Baca Juga:Mas ParnoRene Albert Dukung Keputusan Nick Kuipers
Laporan latihan mandiri dari setiap pemain akan ditindaklanjuti oleh tim pelatih. Hasilnya nanti akan menjadi salah satu dasar Robert dalam melihat level kebugaran pemain sebelum digelarnya kembali latihan bersama 4 Januari 2021 mendatang.
“Kami memiliki target mengenai detak jantung pemain. Itu bisa menjadi dasar dalam menilai sejauh mana kondisi para pemain,” terang Robert
Pelatih asal belanda itu juga mengungkapkan, tiga pemain yakni I Made Wirawan, Supardi Nasir dan Fabiano Beltrame memiliki peran sangat vital bagi timnya. Sebagaimana diketahui, ketiganya merupakan pemain paling senior yang dimiliki PERSIB saat ini .
Tak hanya soal kemampuan mengolah si kulit bundar, Made, Supardi dan Fabiano dinilai memiliki mentalitas yang baik saat bertanding. Hal tersebut tak terlepas dari pengalaman panjang yang telah dilalui mereka.
“Mereka sangat vital di tim ini. Mereka memiliki segudang pengalaman. Yang saya sukai dari ketiganya adalah mereka mampu menjadi contoh yang baik bagi pemain lainnya. Itu sangat penting,” ujar Robert, Kamis 10 Desember 2020.
Meskipun tak lagi berusia muda, ketiga pemain tersebut menunjukkan profesionalisme yang tinggi. Itu tentunya sangat berpengaruh terhadap konsistensi performa di dalam pertandingan.
“Misalnya, saat saya bergabung dengan PERSIB, Made menunjukkan perkembangan yang sangat pesat, menjadi lebih kuat dan dia sangat serius dengan profesi yang dijalaninya. Dia selalu menjaga kebugarannya dengan disiplin,” sambung pria 66 tahun tersebut.
Baca Juga:ePaper Jabar Ekspres Edisi Jumat, 11 Desember 2020Buku Karya Dosen Muda Seskoau Bangkitkan Program N219
“Mereka selalu ingin memberikan penampilan terbaik mereka, attitude yang baik dan respek kepada seluruh pemain. Saya sangat senang bisa memiliki mereka di tim ini,” tandasnya.(bbs/ziz)
