JABAR EKSPRES – Menjelang pelaksanaan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dalam waktu dekat, PT Len Industri (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan melalui implementasi program Corporate Social Responsibility (CSR) dan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan lingkungan.
Sepanjang tahun 2025, Len mencatatkan capaian positif melalui pelaksanaan 77 program CSR yang menjangkau 13.325 penerima manfaat di 10 provinsi di Indonesia. Program tersebut menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam mendukung pembangunan berkelanjutan sekaligus memperkuat nilai tambah perusahaan di tengah transformasi industri nasional.
Melalui realisasi program senilai Rp2,98 miliar, Len menghadirkan kontribusi berkelanjutan yang berfokus pada penguatan sektor pendidikan, lingkungan, ekonomi masyarakat, hingga sosial kemasyarakatan.
Baca Juga:Wujudkan Semangat Berbagi di Hari Raya Iduladha,TelkomGroup Salurkan 910 Hewan Kurban untuk Masyarakatbank bjb Tawarkan ST016, Investasi Syariah dengan Imbal Hasil Menarik
Direktur Utama Len, Prof. Joga Dharma Setiawan, menyampaikan bahwa program CSR Len tidak hanya ditujukan sebagai bentuk tanggung jawab perusahaan, namun juga menjadi bagian dari kontribusi nyata Len dalam membangun ekosistem masyarakat yang lebih mandiri dan berkelanjutan.
“Bagi Len, keberhasilan perusahaan tidak hanya diukur dari kinerja bisnis, tetapi juga dari sejauh mana perusahaan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Karena itu, program CSR kami dirancang agar tidak hanya bersifat bantuan sesaat, namun mampu menciptakan nilai sosial yang berkelanjutan,” ujar Joga.
Mengusung tagline Len Go Smart – Go Welfare – Go Green, berbagai program CSR Len dirancang untuk memberikan dampak yang terukur dan berkelanjutan. Pada bidang pendidikan, Len menghadirkan bantuan pendidikan, renovasi sekolah dan perpustakaan, hingga program magang bersertifikat sebagai upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
Sementara pada sektor ekonomi, Len aktif melakukan pembinaan terhadap 487 UMKM melalui pelatihan dan fasilitasi pameran guna meningkatkan daya saing pelaku usaha lokal. Di bidang lingkungan, program Len Go Green diwujudkan melalui kegiatan penghijauan, pelestarian tanaman endemik, hingga penyediaan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) melalui kolaborasi program Kadieu.
Tak hanya itu, Len juga terus memperkuat kepedulian sosial melalui bantuan kebencanaan, bantuan panti sosial, program Ramadhan Berbagi, serta partisipasi dalam program Mudik Gratis BUMN.
