oleh

DPRD dan Gubernur Jabar Setujui Tiga Daerah Otonomi Baru  Diusulkan ke Pusat

Bedi menjelaskan, setelah status CDOB disahkan, ketiga daerah persiapan tersebut akan diuji kelayakannya untuk diteruskan menjadi DOB atau dinyatakan gagal sehingga dikembalikan ke daerah induk.

“Mari kita bersungguh-sungguh bersinergi untuk mengawal misi pemekaran tersebut hingga berhasil,” jelas politisi PDIP itu.

Sementara itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Dapil XIV (Kabupaten Garut), Ade Kaca menyambut baik atas disetujuinya Kabupaten Garut Selatan menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Kita juga sudah sama-sama menyaksikan ketika calon daerah persiapan otonomi baru sudah disetujui dan disepakati antara Gubernur Jawa Barat dengan pimpinan DPRD,” kata Ade saat ditemui wartawan di DPRD Jabar.

Menurutnya, poin inti dari sahnya menjadi suatu daerah yakni keputusannya ada di Presiden dengan mencabut moratorium.

Ade menjelaskan, segala persiapan termasuk kajian yang diinstruksikan sebagai prasyarat untuk menjadi CDOB sudah terpenuhi semuanya.

“Logikanya kalau memang belum terpenuhi mana mungkin DPRD provinsi Jabar bisa menetapkan,” jelasnya.

Tak hanya itu, Ade mengungkapkan bahwa Garut Selatan memiliki keunggulan yakni potensi alam diantaranya bentangan pantai yang kurang lebih 83 KM dan bisa dikembangkan menjadi wisata dan perkebunan.

“Dari sepanjang Rancabuaya, Jayanti, perbatasan Cianjur sampai ke perbatasan Tasik, itu sangat memiliki potensi dan sangat luar biasa hebat. Itu bagaimana dari pemerintah untuk membangun potensi potensi wisata yang ada di Garut Selatan,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga