CIANJUR – Untuk mencegah penyebaran Covid-19 dilingkungan kantor dinas, empat kantor dinas terpaksa berlakukan work from home (WFH). WFH dilakukan mengingat penyebaran Covid-19 di Kabupaten Cianjur terus bertambah.
Juru Bicara Pusat Informasi Covid-19 Kabupaten Cianjur, dr Yusman Faisal mengatakan, untuk dinas instansi dengan kenaikan jumlah Covid-19 di Kabupaten Cianjur, didorong untuk sebagian dari staf masing-masing dinas untuk memutus setidaknya menghambat penyebaran Covid-19.
“Karena memang saat ini sudah ada beberapa contoh juga dinas instansi yang sudah mulai terpapar. Ini untuk sebagai antisipasi, tindakan antisipasi agar pergerakan Covid-19 ini bisa dihambat,” kata dia kepada wartawan, di Pendopo Cianjur, kemarin (11/11).
Baca Juga:Korona Terus Meningkat, Paling Banyak Penambahan di Cikarang SelatanSitu Bagendit Beroperasi Akhir 2021
Yusman menyebut, sementara ini masih empat dinas instansi yang sudah terapapar dan diberlakukan WFH, seperti Inspektorat, Bappeda, PUPR, dan Disdukcapil.
“Dari satu instansi rata-rata satu sampai dua orang yang terpapar, tidak banyak sih. Tapi kalau misalkan tidak di WFH takutnya bisa terus bertambah kasusnya,” ucapnya.
Yusman juga mengatakan, pihaknya sudah melakukan operasi Yustisi ke setiap dinas itu untuk melihat disiplin protokol kesehatan di sana. Sementara bagi yang tidak menggunakan masker langsung di rapid test saat itu juga.
“Sekarang ini kan memang pergerakan orang tidak bisa diprediksi dari mana dari mananya, kita juga sulit untuk mendeteksi. Kalau dulu itu kita bisa menelusuri tapi kebanyakan memang dari keluarga jauh, dia berkunjung ke luar kota ada yang sakit atau dari yang luar kota ke Cianjur,” terangnya.
Sementara, kata dia, kasus dari 4 dinas yang terpapar mereka sudah diisolasi dan sudah hampir selesai. Hanya sekarang WFH dilakukan untuk antisipasi saja.
“Sementara kalau Dinkes sih belum, hanya antisipasi saja. Untuk Dinkes belum ada yang terpapar, hanya saja kan Dinkes ini mobilitasnya tinggi, jadi memang kita cegah agar tidak terpapar,” ujarnya.
Yusman menambahkan, saat ini jumlah total yang terpapar Covid-19 sebanyak 351 orang.(job3/sri)
