Namun selain di Kabupaten Garut, pengikutnya juga ternyata terdapat di Tasikmalaya Kota dan Kabupaten, Bandung. “Namun di luar Garut ini yang paling banyak di Majalengka. Pusatnya tetap di Kabupaten Garut,” ucapnya.
Sebelumnya, sebuah paguyuban di Kecamatan Caringin, Kabupaten Garut, tengah menjadi perbincangan hangat. Paguyuban tersebut diduga mirip dengan Sunda Empire dan memiliki anggota ribuan orang.
Pimpinannya diduga menyajikan materi yang kaitannya dengan uang yang tersimpan di Bank Swiss kepada para pengikutnya. Aksi penolakan akan kehadiran paguyuban tersebut sudah sempat dilakukan oleh warga yang tinggal di sekitar berdirinya paguyuban tersebut.
Baca Juga:Waduh! Penampakan Hewan Misterius di Ciamis Hantui WargaKPK Tegur Pemkab Karawang
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Garut, Wahyudijaya membenarkan adanya paguyuban tersebut. Paguyuban itu, disebutnya memiliki nama lengkap Paguyuban Tunggal Rahayu.
“Beberapa waktu lalu memang sempat datang ke kita mengajukan izin terkait legalitasnya,” kata Wahyu, Senin (7/9). (igo)
Paguyuban Tunggal Rahayu
- Lokasi Paguyuban di Kecamatan Caringin
- Paguyuban ini ternyata ada di Tasikmalaya Kota dan Kabupaten, Bandung. yang paling banyak di Majalengka. Pusatnya tetap di Kabupaten Garut.
- Paguyuban Tunggal Rahayu Memakai lambang Negara yaitu Burung Garuda
- UUtentang lambang negara, Permendagri tentang ormas yang punya legal formal apabila memakai lambang negara, bendera, atribut pemerintahan ini akan diterbitkan sanksi sampai pencabutan izin
- Paguyuban ini mengeluarkan uang dengan pecahan 20 ribu, 10 ribu, 5 ribu dan 1 ribu
