oleh

Panitia Musda X Golkar Sumedang Klaim Sudah Patuhi Aturan Tertinggi

SUMEDANG – Musda X Partai Golkar Sumedang diwarnai kericuhan yang dilakukan oleh pendukung salah satu calon ketua, yakni Yogie Yaman Sentosa.

Kericuhan tersebut terjadi akibat Yogie tidak terima dengan keputusan panitia yang menetapkan Jafar Sidik sebagai Ketua Golkar Sumedang periode 2020-2025.

Panitia (SC) Ifan Yudhi Wibowo menjelaskan, dalam pelaksanaan Musda X Partai Golkar Sumedang, pihaknya sudah mengacu pada mekanisme yang ada.

“Aturan yang tertinggi adalah patuh terhadap Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga Partai, selain peraturan yang lainya,” ujarnya kepada Sumeks, Sabtu (29/8).

Baca Juga:  Korban Mayoritas Anak-anak

Ifan juga menyampaikan, terkait kinerja SC, pihaknya mengaku telah transparan. Dimana semua tahapan terpublikasi sesuai dengan jadwal atau rangkaian yang ditempuh.

“Adapun kejadian kemarin adanya hal-hal yang kurang dipahami oleh rekan-rekan yang lain. Tugas SC sudah diserahkan kepada tim verifikasi Jabar. Soal ada dinamika di dalam sidang yang menginginkan voting atau lainnya, itu sepenuhnya menjadi hak pimpinan sidang. Karena hasil kinerja SC bukan menjustic untuk terpilihnya ketua DPD,” ungkapnya.

Baca Juga:  Pilih mana, Poco X3 Pro atau realme 8 Pro?

Menurut Ifan, hasil verifikasi pada Musda X Golkar Sumedang kemarin, terdapat sejumlah suara yang dinyatakan tumpang tindih antara satu calon dengan calon lainnya.

Dari 8 calon, lanjut Ifan, ada 7 calon yang mengembalikan formulir pendaftaran. Ketujuh calon tersebut diketahui memperebutkan 32 suara. Dan yang bisa mendukung ada sekitar 39 orang.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga