DPC Partai Demokrat Kab. Bandung, Klaim PKS Mengaet Dina Lorenza Disebut Hoaks

SOREANG – Ketua DPC Partai Demokrat Kab. Bandung menyebutkan bahwa klaim Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan Kader Partai Demokrat Dina Lorenza adalah kabar bohong alias Hoaks.

Menurutnya, rekomendasi dari DPP Partai Demokrat mengenai siapa yang akan maju dalam Pilbup Kab. Bandung belum keluar. Sehingga, klaim yang dinyatakan oleh PKS bukan merupakan kesepahaman dengan Partai Demokrat itu sendiri.

Dia menilai, dalam politik klaim meng klaim dalam mengusung calon kepala daerah sebelum rekomendasi biasa terjadi. Hal ini bertujuan untuk mengguncangkan lawan politiknya. Meski klai itu mengejutkan.

’’Jadi kami sebetulnya telah melayangkan surat pencabutan nota kesepahaman koalisi antara PKS dengan Partai Demokrat, ke pengurus DPD PKS Kabupaten Bandung pada 21 Juli 2020,’’tegas Endang kepada wartawan, Minggu, (16/8).

Menurutnya, surat yang DPP Partai Demokrat dari awal menunjukan bahwa koalisi dengan PKS sudah berakhir. Sebab, beberapa nama untuk yang diajukan untuk pendamping Gun Gun dinyatakan tidak cocok.

’’Jadi memang bakal calon yang tengah menjalani penjaringan tidak ada yang terpakai oleh PKS,” ucap dia.

Diberitakan sebelumnnya DPP Partai Demokrat telah  menyiapkan tiga orang dengan latar belakang artis untuk diusung dalam di Pilkada Kab. Bandung. Mereka adalah Dina Lorenza, Inggrid Kansil, dan Jane Shalimar.

“Artis yang masuk dalam bursa Pilkada Kab. Bandung antara lain Dina Lorenza, Inggrid Kansil dan Jane Shalimar,” kata Sekretaris Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) Demokrat, Kamhar Lakumani, pada Minggu (2/8).

Kamhar mengatakan ketiganya merupakan kader Demokrat. Mereka masih menunggu diberikan rekomendasi dari Demokrat untuk maju di Pilbup Bandung, Jawa Barat dalam Pilkada Serentak 2020.

Kendati begitu, lanjut Kamhar untuk Kabupaten Bandung masih pendalaman. Sangat dinamis, baik dari sisi pembentukan koalisi maupun kader-kader Partai Demokrat.

Sejauh ini DPP Partai Demokrat belum mengeluarkan keterangan resmi mengenai siapa yang akan maju dalam Pilbup Bupati Kab. Bandung.

“Tanggal 28 Agustus akan turun rekom dan akan langsung dari Ketum, tapi belum diputuskan siapanya,” pungkas Kamhar. (yul/yan).

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan