oleh

Ratusan Ribu Warga Cimahi Banyak yang Menunggak Iuran BPJS Totalnya Capai Rp 116 Miliar

CIMAHI – Peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Cimahi sampai saat ini masih banyak menunggak pembayaran.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cimahi Sri Wahyuningsih mengungkapkan, jumlah peserta PBPU atau mandiri yang menunggak mencapai 202.801 orang atau 61 persen dengan nilai nominal tunggakan mencapai Rp. 116.869.399.337.

“Sampai saat ini jumlah PBPU menunggak cukup tinggi di Cimahi. Hitungannya berdasarkan dari target pendapatan yang harusnya kita terima,” ungkap Sri, Minggu (5/7).

Baca Juga:  BPJS Harus Ikut Andil dalam Penanganan Covid-19

Dikatakannya, kepesertaan masyarakat Kota Cimahi dalam mengikuti program JKN-KIS sebetulnya cukup tinggi. Tercatat hingga Mei sudah mencapai 510.630 atau 92,21 persen dari total jumlah penduduk yang mencapai 553.755 jiwa.

“Jadi yang belumnya kurang lebih 7 persen lagi dari total penduduk Cimahi. Kita harus apresiasi,” ujar Sri.

Ia mengklaim, masalah tunggakan iuran dari peserta terjadi sejak lama. Bukan hanya saat Corona Virus Disease (Covid-19) mewabah. “Itu udah lama. memang permasalahn yang sudah bertahun-tahun. Bukan karena pandemi saja tapi sudah terjadi sebelumnya,” kata Sri.

Baca Juga:  BPJS Harus Ikut Andil dalam Penanganan Covid-19

Menurut Sri, tingginya peserta yang menunggak iuran disebabkan sejumlah faktor. Terutama kesadaran masyarakat. Diungkapkan Sri, kebanyakan peserta akan taat membayar iuran ketika butuh untuk pengobatan.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga