Berjuang Menuju Kabupaten Bandung Barat Kuat

Berjuang Menuju Kabupaten Bandung Barat Kuat
TERIMA BANTUAN: Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat mendapatkan bansos dari Gubernur Ridwan Kamil yang disalurkan bagi warga terdampak virus korona.
0 Komentar

HARI JADI Kabupaten Bandung Barat (KBB) yang diperingati setiap 19 Juni menjadi momentum untuk perbaikan dan refleksi agar lebih maju dan berprestasi dalam berbagai hal.

Peringatan ke-13 di tahun ini, terpaksa harus digelar dengan sederhana lantaran di tengah pandemi virus korona yang harus menjaga protokol kesehatan tanpa adanya kerumunan massa.

Meski demikian, momentum Hari Jadi dengan tema “Melalui Momentum Hari Jadi KBB ke-13 Kita Wujudkan Masyarakat Sehat Menuju KBB Kuat” menjadi motivasi untuk tetap semangat bekerja dengan meningkatkan kinerja dan kedisiplinan para Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat.

Baca Juga:Maksimalkan Pelayanan Publik dan SDM UnggulJuventus Keok, Napoli Juara Coppa Italia

“Di masa pandemi Covid-19 ini, kita harus tetap semangat, meski tidak ada pembangunan. Semangat kinerja dan kedisiplinan harus ditingkatkan, karena masih ada harapan besar bahwa pandemi ini tidak akan selamanya dan semoga cepat berlalu,” seru Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna, Kamis (18/6).

Orang nomor satu di KBB ini optimistis jika KBB bisa bangkit dan kembali normal dengan menguatkan di berbagai bidang. Dirinya juga yakin dengan jargon “Lumpaaat” sebagai program percepatan pembangunan.

Sehingga momentum ini menjadi introspeksi bersama, untuk menutupi kekurangan di tahun-tahun sebelumnya. “Mari kita perbaiki dan benahi bersama agar jargon Lumpaaat ini bisa segera terealisasi. Meskipun targetnya dimulai tahun ini, namun karena ada pandemi Covid-19 jadi tertunda,” ujarnya.

Memasuki era new normal atau adaptasi kebiasaan baru (AKB), kata bupati, Pemkab Bandung Barat sedang fokus pada persiapan pemulihan ekonomi. Terutama mendukung pelaku UMKM, baik yang bergerak di bidang pertanian dan peternakan untuk bangkit kembali bekerja sama meningkatkan perekonomian.

“Bagaimana pemulihan ekonomi kita sekarang? Bagaimana usaha kita? Bagaimana membangkitkan kembali UMKM? Di bidang pertanian dan peternakan, jangan sampai ada rawan pangan. Kita harus kerja sama dan bergandengan tangan untuk mengejar ketinggalan beberapa bulan kebelakang akibat pandemi. Harapannya seperti itu,” ungkapnya.

Di bidang pemerintahan, mantan Ketua DPRD KBB dua periode ini juga mengaku rindu KBB mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI.

0 Komentar