Berjuang Menuju Kabupaten Bandung Barat Kuat

Berjuang Menuju Kabupaten Bandung Barat Kuat
TERIMA BANTUAN: Bupati Bandung Barat, Aa Umbara Sutisna saat mendapatkan bansos dari Gubernur Ridwan Kamil yang disalurkan bagi warga terdampak virus korona.
0 Komentar

Dirinya berharap sesuai cita-cita bersama pada tahun ini bisa meraih opini WTP tersebut. “Di tahun ke-13 ini dan menuju 2 tahun pemerintahan AKUR, mudah-mudahan KBB bisa mendapat WTP. Itu harapan kita semua, termasuk saya dan yang lainnya yang ada di KBB,” ujarnya.

Bupati juga berpesan bagi masyarakat KBB, meski dalam keadaan pandemi Covid-19, harus optimis menyongsong masa depan untuk tetap bekerja sesuai jargon KBB Lumpaaat. Tentunya dengan tetap menjaga kesehatan melalui jaga jarak, cuci tangan pakai sabun atau hand sanitizer, keluar pakai masker dan tidak berkerumun.

“Masyarakat jangan sampai terlena, tetap bekerja dan berusaha. Mudah-mudah virus ini segera hilang, sehingga pengusaha bisa lagi buka usahanya, lapangan kerja bisa tersedia kembali dan Bandung Barat bisa Lumpaaat,” terangnya.

Baca Juga:Maksimalkan Pelayanan Publik dan SDM UnggulJuventus Keok, Napoli Juara Coppa Italia

Sementara itu, Jubir Covid-19 KBB, Agus Ganjar Hidayat menambahkan, berdasarkan data per 14 Mei 2020, Sebanyak 46 pasien positif Covid-19 di KBB dinyatakan  sembuh dari virus membahayakan tersebut.

Adapun sisanya sebanyak 17 pasien dari jumlah total 64 pasien positif, masih dalam perawatan dan di isolasi di Rumah Sakit, Aula Masjid Agung Ash-Shiddiq dan Gedung BPSDM Jawa Barat di Kota Cimahi. “Dari jumlah total pasien positif Covid-19, 70 persennya sudah dinyatakan sembuh,” kata Agus.

Hingga saat ini, kata dia, belum ditemukan lagi warga yang positif Covid-19. Meski demikian, pihaknya tetap mengimbau masyarakat agar berperilaku sehat dengan menerapkan protokol Covid-19.

“Untuk kasus OTG, ODP dan PDP pun sudah mulai berhenti dan pasein positif pun tidak terjadi penambahan. Tapi kita terus berupaya pasien positif harus segera sembuh,” ujarnya.

Selain itu, kata Agus, keberhasilan itu juga tidak lepas dari kedisiplinan masyarakat yang menjadi ujung tombak dalam memutus mata rantai penyebaran virus. Pasalnya,  Covid-19 ini merupakan penyakit penularannya melalui kontak fisik antara sesama manusia.(adv/drx)

0 Komentar