oleh

Perusahaan Swasta Sudah Kelimpungan, Korban PHK Terus Bertambah

BANDUNG – Wabah Pandemi Covid-19 membuat perusahaan-perusahaan di Jawa Barat mengalami kesulitan operasional. Bahkan, berdasarkan data perusahaan yang merumahkan karyawannya diprediksi akan terus bertambah.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Barat Mochamad Ade Afriandi menyebutkan, berdasarkan data 4-10 April 2020, terdapat 314 perusahaan dengan 26.330 karyawan/buruh yang dirumahkan dan sebanyak 331 perusahaan 7.583 karyawan/buruh yang PHK.

“Update 15 April 2020, terdapat 1.510 perusahaan yang terdampak dengan jumlah pekerja 61.084 orang. Terdapat 592 perusahaan yang merumahkan 38.681 pekerja dan sebanyak 349 perusahaan yang memPHK 11.260 karyawannya,” ucap Ade saat dihubungi Jabar Ekspres, Bandung (20/4).

Baca Juga:  Sektor Wisata di Ujung Tanduk, Ratusan Hotel DIjual Murah

Menurut Ade, kedepannya jumlah karyawan yang dirumahkan dan di PHK kemungkinan akan bertambah lagi. Sebab, para Pimpinan Perusahaan sengaja tidak melapirkan keputusan merumahkan atau mem-PHK pekerjanya.

“Kemungkinan bertambah, saya khawatir para Pimpinan Perusahaan tidak melaporkan sehingga data yang dilaporkan sepertinya hanya 1.510 perusahan. Padahal jumlah perusahaan sesuai WLKP Online di Jabar ada 47.221 perusahaan,” hematnya.

Guna mengantisipasi terjadinya potensi pengangguran di Jawa Barat yang semakin besar, Disnakertrans Jabar meminta seluruh perusahaan dan serikat kerja untuk bersepakat mengatur jam kerja serta aktivitas kerja seminimal mungkin.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Baca Juga