oleh

Misterius! Siswa SMP Hilang di Obyek Wisata Orchid Forest Tahu-Tahu Sudah Ada di Rumah

KBB – Akmal Maulana,15, siswa kelas MTs Libaasut Taqwa Kabupaten Karawang tiba-tiba hilang di hutan ketika rombongan sekolahnya berwisata ke Orchid Forest, Lembang.

Warga Kalenraman Utara, Desa Gempol, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang awalnya mengikuti kegiatan study tour yang diselenggarakan pihak sekolah. Sebanyak enam bus dari Karawang kunjungan pertama dilakukan ke Museum Sri Baduga dan Kampus UPI kemudian menuju obyek wisata Orchid Forest.

Akan tetapi ketika rombongan selesai melakukan kunjungan ke tempat terakhir Akmal tidak ditemukan dalam kelompok siswa. Bahkan, teman Akmalpun tidak mengetahui keberadaannya.

Pada pukul 18.00, upaya pencarian dilakukan oleh guru dan teman-temannya namun tak membuahkan hasil. Akhirnya pada pukul 20.30 WIB diputuskan rombongan kembali ke Karawang. Namun,  Kepala Sekolah dan beberapa orang pendamping tetap tinggal di lokasi.

Adit Salah seorang relawan Desa Tangguh Bencana (Destana) yang ikut dalam pencarian menuturkan, laporan kepihak pengelola obyek wisata sudah dilakukan sekitar pukul 22.00 WIB selanjutnya diberi arahan kepada pihak sekolah untuk koordinasi dengan pihak ke kepolisian.

Dalam pencarian dibentuk tiga tim pencarian untuk menyisir ke area hutan di wilayah sekitar Orchid Forest pada area kurang lebih 2 kilometer.

’’Jadi berdasarkan keterangan pihak sekolah, terakhir kali korban mengenakan jaket merah strip putih, kaus abu, celana jeans biru dan memakai topi. Namun korban tidak memakai sepatu karena ditinggal di dalam bus,’’kata Adit ketika dimintai keterangannnya, Selesa, (11/2).

Dia mengatakan, untuk pencarian pihaknya melakukan penelusuran jejak di tempat terakhir kali Akmal berada. Akan tetapi sampai Minggu pagi hari pukul 03.00 WIB Subuhhasilnya nihil.

‘’Jadi sementara pencarian korban dihentikan dan akan dilanjutkan pada Minggu paginya,” terangnya.

Akan tetapi, ketika pihaknya kembali melakukan pencarian, tiba-tiba ada warga setempat menginformasikan bahwa sempat melihat korban sedang berada pemukiman warga di Cikole.Sehingga, area pencarian dialihkan mengikuti informasi itu.

Tapi ada informasi lain, katanya sekitar pukul 09.30 WIB ada yang bilang korban sempat diantar warga sekitar pada pukul 05.30 WIB ke jalan raya untuk dicarikan angkutan umum jurusan Subang-Karawang.

Setelah itu, menjelang siang pihak Destana dengar informasi lagi dari pihak keluarga kalau korban sudah kembali ke rumahnya.

‘’Ternyata informasi itu memang benar, hingga kami putuskan Pukul 11.30 WIB proses pencarian dihentikan,” ungkapnya. (mg6/yan)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga