“Kita pantau atlet berpotensi tinggi meraih prestasi, dan saya titipkan ke teman pemilik klub di bawah binaan Utipro Jabar untuk mengedepankan rasa hormat di antara pelatih, hormat kepada murid dan murid hormat kepada pelatih,” terangnya.
Dia juga meminta setiap klub atau pelatih untuk selalu memberikan motivasi tinggi bagi setiap atlet. Sebab atlet yang berusia 6,7,8,9 dan 10 tahun sangat memerlukan motivasi untuk mencintai taekwondo.
Kejuaran ini juga kerja sama antara Utipro dengan Forum Bela Negara Pusat. Kedua belah pihak sudah melembagakan kerja sama di atas hitam putih. Kejuaran ini akan terus berlanjut setiap tahun dan akan ada piala bergilir Menteri Pertahanan.
Baca Juga:Ajay Serahkan Santunan pada Keluarga Almarhum PipitPerluas Layanan dengan Sistem FastPOS
“Utipro dan Forum Bela Negara Pusat sudah melakukan kerja sama, kita sepakati mengikat perhelatan dilalukan pertahun. Makanya akan ada piala bergilir menteri pertahanan,” jelasnya.
Utipro sebagai pelatihan atlet professional, ujar dia, telah banyak mengantongi prestasi Internasional yang diraih oleh para atlet-atletnya bersama pelatih. Pada 2015, Utipro telah membawa Timnas terdiri dari beberapa atlet dari daerah dan diberangkatkan ke kejuaraan dunia Moju Korea dan berhasil membawa pulang 7 emas kategori tingkat anak-anak. Selanjutnya, Utipro kembali mengirimkan atlet ke kejuaran Internasional ke Osaka Jepang membawa 4 atlet dan memiliki kemenangan sempurna dengan raihan 3 emas dan 1 perak. (mg2/drx).
