Dua Bambu Tua Topang Rumah Amin

Dua Bambu Tua Topang Rumah Amin
NYARIS ROBOH: Dinding sebuah rumah yang berada pada tingkat kemiringan sekitar 45 derajat milik Amin tampak menganga dengan lebar rekahan lebih dari 2 centimeter dari bagian atas hingga ke bagian bawah dinding.
0 Komentar

”Memang ini bukan rumah saya pribadi, tapi rumah milik kakak. Jadi kemarin ada dinas kesini bilang engga bisa dapat bantuan, karena terkendala status itu,” tandasnya.

Terpisah, Badan Penangguulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Cimahi menyatakan, bakal mengupayakan bantuan untuk rumah yang dihuni dan keluarganya. Pihaknya sudah melakukan assesment terhadap rumah tersebut. Hasilnya, memang sudah tidak laik huni.

”Bangunannya berpotensi roboh. Atap dan dinding sudah rusak. Penyebabnya gagal kontruksi,” jelas Kepala Seksi Rehabilitasi dan Rekontruksi pada BPBD Kota Cimahi, Ifan Yudha Wibawa.

Baca Juga:Dislitbangau Cari Bibit Atlet Bulutangkis Berbakat Usia DiniMomentum Tuntaskan Dendam!

Perihal bantuan, pihaknya bakal mengupayakannya. Namun ada sejumlah kendala. Seperti kepemilikan, yang ternyata rumah tersebut atas nama Oneng Rokaesih.

Sementara pemilik tinggal di Bandung, rumah tersebut ditinggali kerabatnya, Amin beserta istri dan ketiga anaknya. Amin yang hanya buruh serabutan mengaku tidak mampu untuk memperbaiki rumah tersebut.

Namun untuk sementara ini, pihaknya merekomendasikan agar rumah tersebut tidak dihuni atau dikosongkan sampai diperbaiki ulang, dengan mengikuti kaida-kaidah kontruksi bangunan sesuai standar.

”Sementara direkomendasikan harus dikosongkan sampai bangunan dinyatakan layak huni,” pungkasnya.(mg3/ziz)

Laman:

1 2
0 Komentar