oleh

Saluran Ditutup, Pabrik tak Bersalah Kena Imbasnya

DAYEUHKOLOT – PT Mitra Citarum Air Biru (MCAB) di Jalan Cisirung, Dayeuhkolot, Kabupaten Bandung kembali terendam air limbah, dampak di cornya saluran limbah siluman di kawasan Sungai Cisuminta, belum lama ini.

Satgas Citarum Harum Sektor 7, Kolonel Inf. Purwadi mengungkapkan, genangan di PT MCAB ini, adalah imbas dari polemik penutupan saluran limbah liar di sungai Cisuminta pada 5 September 2019 lalu. Ia pun mengaku, telah melakukan pembahasan dengan kementrian terkait penutupan Sungai Cisuminta, sehingga ada beberapa perusahaan yang dinilai tidak melakukan kesalahan, terkena dampaknya.

”Beberapa perusahaan yang dinilai tidak bersalah, justru memperoleh imbas dari luapan aliran sungai Cisuminta salah satunya, PT. MCAB. Oleh karena itu, kami mengumpulkan pengelola perusahaan tersebut, untuk berkoordinasi terkait pembuangan air limbah yang sudah di proses terlebih dahulu,” ungkap Purwadi.

Dia juga mengatakan, setelah melakukan diskusi dengan beberapa pengusaha, pihaknya akan buka coran dari aliran sungai Cisuminta yang dekat dengan MCAB. Selanjutnya, akan melakukan penutupan, sebelum aliran sungai Cisuminta. Dan ini akan di arahkan ke sungai Citepus. Selanjutnya, akan diselidiki siapa pemilik pipa tersebut

”Kami juga akan berkoordinasi dengan Pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung, bila ditemukan salah satu perusahaan terindikasi membuang limbah secara liar, akan tindak lanjuti hingga ke ranah pidana,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga