Arief mengatakan yang ditemui Prabowo adalah Jokowi yang merupakan saudara sebangsa dan setanah air serta merupakan Presiden yang memimpin Indonesia. Menurut dia, tidak ada satupun agama di dunia ini yang melarang sesama untuk bersilaturahmi apalagi di silaturahmi Prabowo-Jokowi untuk kebaikan bangsa dan negara. “Bagi yang kecewa dan kesal akan silahturahmi kedua tokoh ini, cobalah tersenyum untuk Indonesia saja jangan menghujat apalagi dibully terus,” katanya.
Sebelumnya, Jokowi dan Prabowo bertemu di stasiun MRT Lebak Bulus, Jakarta, dan bersama-sama naik MRT sampai stasiun Senayan Jakarta, Sabtu (13/7). Joko Widodo dan Prabowo kemudian berjalan kaki dari Stasiun MRT Senayan menuju ke sebuah restoran di FX Plaza Sudirman di Senayan. Keduanya sepakat agar para pendukung bersatu, tidak ada lagi istilah “cebong” dan “kampret” di masyarakat. (ful/fin)
