Tak Perlu Impor Minyak Mentah Lagi

Tak Perlu Impor Minyak Mentah Lagi
ILUSTRASI PETANI SAWIT: Peneliti ITB terus berusaha membuat inovasi membuat BBM berbahan dasar sawit.
0 Komentar

Bahkan, kata Makertihartha, proses dari katalisasi minyak sawit menjadi biogasoline menghasilkan gas yang kom­ponennya sama dengan li­quefied petroleum gas (LPG). Namun, skala produksi yang ada saat ini masih setingkat pilot project. Dibutuhkan skala produksi yang lebih be­sar lagi untuk mendapatkan output tekanan gas yang se­suai kebutuhan.

Meski namanya Katalis Merah Putih, warnanya tak selalu merah dan putih. Ada banyak katalis yang dikembangkan ITB untuk berbagai keperluan. Ada yang hijau sampai cokelat. Bahkan, mereka mengklaim salah satu katalis bisa digunakan untuk memproses minyak mentah (crude oil) menjadi BBM.

Katalis diproduksi di ruangan khusus di kompleks lab re­aksi kimia ITB. Walaupun direndam atau dipasang di aliran bahan bakar pengum­pan, bentuk katalis tak akan berubah sehingga bisa diguna­kan lagi. Hanya, setelah be­berapa ratus kali penggunaan, sejumput katalis akan kehi­langan daya picu.

Baca Juga:Yana Gelar Sidak ke Sejumlah DinasRobert Albert Klaim Fisik Pemain Alami Peningkatan

Setelah jadi, katalis dipinda­hkan ke ruangan lain untuk dimasukkan ke tabung reaktor dan dicampur dengan bahan bakar pengumpan. Output-nya adalah aneka BBM. Salah satu tabung reaktor, kata peneliti lab reaksi kimia ITB Melia La­niwati, diberikan oleh Perta­mina sebagai sarana uji katalis dalam memproses minyak mentah (crude oil). (*)

0 Komentar