Kita harapkan benar-benar bisa menjalankan tugasnya hari ini yang berat. Kita tahu cukup banyak saudara-saudara kita yang menjadi korban, dalam arti meninggal dunia dan juga sakit karena berjuang untuk bisa menyelenggarakan pemilu secara damai dan juga demokratis. Kita hormati itu semuanya, kita apresiasi dengan cara sabar menunggu, waktunya masih ada, penghitungan masih terus berlangsung dari hari-ke hari, kata AHY.
Saat disinggung peluang partainya merapat ke koalisi Jokowi- Maruf Amin, AHY hanya mengatupkan tangan “Sudah ya,” ujar AHY sambil mengatupkan tangannya kepada wartawan. Ia pun meninggalkan wartawan dan berjalan ke arah pintu keluar didampingi Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno.
Disisi lain, pertemuan antara AHY dan Jokowi kemarin mendapat respon positif dari Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo – Ma’ruf Amin (Jokowi – Ma’ruf). Menurut Wakil Ketua TKN Abdul Kadir Karding , sikap Demokrat hingga kini masih jernih dalam mengarungi tahapan pemilu. Menurutnya, respon positif yang ditanggapi lewat kedatangan AHY menunjukkan karakter seorang negarawan.
Baca Juga:Jangan Intervensi KPUAda Potensi Korupsi di Lapas
“Jadi intinya, TKN dan Demokrat sama-sama menjunjung tinggi bahwa pertemuan itu menghasilkan sikap yang sama yakni menjunjung dan menghormati proses demokrasi. Kami memberi apresiasi atas sikap dewasa Partai Demokrat dalam berpolitik,” katanya.
Dijelaskanya, Demokrat sejak awal merupakan sahabat yang sama-sama menjaga nilai-nilai universal dalam berbangsa, meski baju TKN dan Demokrat berbeda sepanjang Pilpres.
“Meski berbeda, semangat kami sama-sama optimistis bahwa kesatuan TKN dan Demokrat ini bisa berkembang ke arah yang lebih jauh,” tandasnya. (fin/tgr)
