“Sebagai elemet buruh, KIBAR sangat menyadari betul akan pesan dari sejarah mayday yang setiap tahunnya diperingati oleh pekerja/buruh di berbagai penjuru dunia,” kata Sukamto, Ketua Umum PW PPMI 98 Jabar, kemarin.
Tetapi Serikat Pekerja. PPMI 98 Jawa Barat memiliki pemikiran sendiri dalam menyongsong Mayday 2019. Tidak sekedar situasi dan kondisi yang berbeda antara situasi dan kondisi pada tahun 1801 dimana sejarah awal mayday dimulai yang berbeda dengan situasi dan kondisi tahun 2019 dimana mayday akan kembali diperingati. Tetapi menjelang Mayday 2019 bagi buruh di Indonesia ada peluang besar untuk memperjuangkan kesejahteraannya melalui hak demokrasi yang dimilikinya. Karena, patut untuk dipegang dengan sebuah keyakinan bahwa dengan kedaulatan yang terbagun kokoh dari kesadaran hak berdemokrasi serta dalam kerangka pelaksanaan pemilu yang kondusif dan berkualitas, maka akan memudahkan buruh untuk mencapai kemenangan politik dalam memperjuangkan kepentingannya untuk mendapat kesejahteraan. (rls/drx)
