Rencanakan Rotasi Eselon II

rotasi eselon II
GELAR TES: Kepala BKD Kota Bandung sedang melakukan pengawasan pada uji kompetensi calon lurah dan aparat kewilayahan belum lama ini.
0 Komentar

BANDUNG – Wali Kota Bandung, Oded Muhammad Danial menyiapkan rotasi sejumlah pejabat eselon II di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Sebab, beberapa pejabat sudah melalui batas maksimal dalam mengemban tugasnya.

Sesuai dengan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS), Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) hanya dapat diduduki paling lama 5 tahun.

Di samping berdasarkan aturan, Oded juga memandang, rotasi jabatan perlu untuk pembaharuan. Sehingga, inovasi pejabat baru bisa menggenjot kinerja Pemkot Bandung.

Baca Juga:Generasi Muda Dilibatkan Jadi Pengawas PemiluAnggaran Hibah Ormas hanya Terserap 50 Persen

“Secara kebijakan sesorang harus dirotasi jabatannya dalam lima tahun. Ini saya kira bagus buat penyegaran,” kata Oded di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Jumat (1/2/2019).

Oded mengaku masih mengkajian sejumlah posisi. Sehingga, rotasi pejabat bisa sesuai dengan kebutuhan Pemkot Bandung.

“Nanti dikaji dulu siapa yang ke mana. ada assessment kemarin. Hasil assessment kelihatan orangnya,” tuturnya.

Oded berharap, pengkajian bisa berlangsung secepatnya. Sehingga, keputusan rotasi ini bisa segera mengajukannya ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

“Mudah-mudahan pekan ini selesai. Harapan saya malam ini sudah ada progres, sehingga pekan depan sudah kita ajukan,” dia menegaskan.

Selain penilaian kinerja, Oded juga menggali informasi secara langsung kepada para pejabat yang akan dirotasi.

“Saya sih polanya eksplorasi ada, bisa aja nanya sekadar masukan mereka passion-nya ke mana, tapi tidak mutlak kan tergantung pimpinan,” ujarnya.

Baca Juga:ITB dan Buka­lapak Luncurkan Artificial IntelligenceOded Jamin Perayaan Imlek Aman

Meski begitu, Oded juga tidak menutup kemungkinan akan mempertanankan pejabat di posisinya saat inu. Hal itu mengingat kompetensinya masih dibutuhkan.

“Tapi apabila pimpinan dipandang butuh di situ tinggal saya kasih konsideran,” katanya. (mg1/yan)

0 Komentar