Dirut bjb Dicopot

Dirut bjb Dicopot
SALAM KOMANDO: Direktur Utama bank bjb Ahmad Irfan diberhentikan dari jabatannya untuk mengisi kekosongan diisi oleh Direktur Kepatuhan & Manajemen Risiko bank bjb, Agus Mulyana saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Aryaduta.
0 Komentar

Bukan hanya Klemi, Erick, yang menjabat komisaris bank bjbs telah diangkat menjadi komisaris bank DKI. Peng­angkatan Erick melalui RUPS (Rapat Umum Pemegang Saham) Bank DKI yang dige­lar Selasa, (30/10) lalu. Salah­satu agendanya pergantian direksi dan komisaris.

Empat nama direksi termasuk direktur utama Kresno Sediarsi yang dicopot dari jabatannya. Kresno diganti Wahyu Widodo sebagai Direktur Utama. Untuk jajaran komisaris nama Erick masuk bersama, Basuki Setyad­jid (Komisaris Utama (lndepen­den), Lukman Hakim (Komisaris lndependen), dan Michael C. Brata. Padahal Erick masih ter­catat sebagai Dewan Komisaris Utama bjb Syariah.

Selain Klemi dan Erick, ma­sih ada nama pimpinan di­visi bank bjb Babay Parid Wazdi, kini jadi direktur Bis­nis bank DKI Jakarta.

Baca Juga:Reservasi Hotel Masih SepiPolisi Tembak Pelaku Curas

Sementara itu, Direktur Utama bank bjb nonaktif Ah­mad Ifran mengatakan, ber­terima kasih kepada semua pihak yang telah mendu­kungnya. ”Saya mengucapkan terima kasih atas kerja sama selama ini. Empat tahun ini bank bjb tumbuh dengan pesat,” kata Irfan usai RUPSLB.

Alhamdulillah saya melepas bank bjb dalam kondisi baik. Saya titip bank bjb (kepada seluruh stakeholder),” tambahnya.

Disingung mengenai kemun­gkinan dia maju kembali ke fit and proper test calon direktur utama, Irfan mengaku, belum mengetahui hal itu. Namun jika diminta, dia siap mengikutinya.

Sementara itu, Direktur Ke­patuhan dan Manajemen Ri­siko Agus Mulyana mengatakan, dalam RUPS tersebut dia mendapat mandat menjadi dirut. Dia akan merangkap jabatan. ”Itu hal biasa dalam organisasi. Saya akan melaks­anakan tugas dengan amanah dan terus melanjutkan program yang sudah dibangun oleh dirut (Ahmad Irfan),” tuturnya.

Sementara itu, hingga pe­riode Triwulan III Tahun 2018, bank bjb berhasil membuku­kan laba bersih sebesar Rp. 1,3 triliun atau tumbuh sebe­sar 25,4 persen year on year. Total Aset bank bjb tercatat sebesar Rp 114,1 triliun. Se­dangkan soal Net Interest Income, bank bjb berhasil tumbuh sebesar 4,1 persen year on year. Terkait Fee Based Income, bank bjb berhasil tumbuh secara signifikan se­besar 23,2 persen year on year.

0 Komentar