”Ada ruang di bawah tanah dan ditemukan aliran air di dasar tanah,” ujarnya pada wartawan.
Menurut dia, amblasnya tanah tersebut diperkirakan akibat kikisan dari air yang berada di bawah tanah. Akibat kejadian itu sebut dia, tanah yang amblas turut menutup akses jalan warga setempat. Tidak hanya itu, satu rumah milik warga ikut terkena dampak namun tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bandung, Achmad Kosasih mengungkapkan saat ini pihaknya baru membatasi tanah yang amblas dengan garis batas berwarna kuning hitam agar tidak ada korban.
”Kita sambil mengamati dikhawatirkan meluas,” ujarnya.
Baca Juga:Jangan Mau Diadu DombaSatu Juta Posko Jokowi Dibangun
Menurutnya, pihaknya melalui akan segera menindaklanjuti kejadian tersebut dengan memperbaiki tanah yang amblas. Informasi yang dihimpun, beberapa puluh tahun ke belakang terdapat penambangan pasir di wilayah tersebut. Hal itu menyebabkan bagian bawah dari tanah mengalami seperti sarang laba-laba dan banyak lubang yang memanjang. (yul/ign)
