oleh

Pelaku UMKM di Floating Market dapat Suntikan Modal

NGAMPRAH– Sejumlah pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang berjualan di objek wisata Floating Market Lembang mendapatkan bantuan modal melalui program kredit usaha rakyat (KUR). Bantuan tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU antara PT Perisai Utama selaku perusahaan yang mengelola wisata Floating Market dengan Bjb wilayah Padalarang, Selasa (4/12), Tentang Pengelolaan Penyaluran KUR.

Salah seorang pelaku UMKM yang berjualan di wisata Floating Market, Widaningsih,50, mengaku senang dengan program KUR untuk membantu para pelaku usaha dalam mengembangkan usahanya. “Di Floating ini saya punya dua tenant untuk berjualan rujak dan lotek. Alhamdulillah dengan adanya program KUR sangat membantu untuk mengembangkan usaha karena dapat tambahan modal,” katanya.

Dirinya yang sudah berjualan sejak 2012 lalu mengaku, pendapatan di Floating Market cukup memuaskan lantaran banyaknya pembeli, terutama pada akhir pekan dan momen liburan panjang. Tanpa menyebutkan jumlah omset yang diraih setiap bulan, dirinya mengaku akan mengajukan pinjaman modal melalui program KUR ini sebesar Rp 25 juta. “Untuk cicilannya Rp 1,5 juta setiap bulan dengan jangka waktu 1 tahun. Bunganya tidak tinggi sehingga tidak memberatkan para pedagang seperti saya ini,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga