oleh

Wahid Segera Disidang

BANDUNG -Kasus suap dalam pengurusan kamar tahanan bagi napi di Lapas Sukamiskin, segera disidangkan. Informasi diperoleh, Pengadilan Negeri Bandung (PN) Bandung telah mendaftarkan berkas mantan Kepala Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin Bandung Wahid Husein. Berkas kasus suap tersebut, telah dilimpahkan penuntut umum KPK ke Pengadilan Tipikor Bandung.

Perkara yang dialami man­tan Kalapas Sukamiskin Wa­hid, telah didaftarkan dengan nomor 112/Pid.Sus-TPK/2018/PN BDG, dengan terdakwa Wahid Husein. Humas PN Bandung, Wasdi Permana menjelaskan bahwa perkara ini sudah masuk ke Pengadi­lan Tipikor. ”Sudah didaftar­kan kemarin,” ujar Humas PN Bandung, Wasdi Permana, kemarin (29/11).

Baca Juga:  Jelang Libur Lebaran, FK3I Jabar Minta Pengelola Wisata Mampu Atasi Lonjakan Sampah

Selain Wahid, PN Bandung juga telah menerima berkas Hendry Saputra yang meru­pakan ajudan Wahid. Kemu­dian Fahmi Dharmawansyah serta Andri Rahmat yang merupakan napi penyuap Wahid.

Dengan telah diterima ber­kas para terdakwa, PN Bandung bakal segera menunjuk ma­jelis hakim. ”Nanti ditunjuk dan ditetapkan majelisnya,” terang Wasdi.

Wahid saat ini dititipkan di Rutan Kebonwaru, Bandung setelah KPK melimpahkan kasusnya untuk proses per­sidangan. Rutan Kebonwaru bagi Wahid Husen bukanlah tempat asing. Beberapa wak­tu lalu dia sempat menjabat sebagai kepala rutan sebelum dipindah ke Lapas Sukamisk­in. Kendati demikian, Heri menjamin bahwa Wahid Hu­sen tidak akan mendapatkan perlakuan khusus dan akan dilayani seperti penghuni rutan lainnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga