oleh

Tak Sesuai Target, Mundur!

Sementara dalam arahan apelnya, dia mengatakan bahwa setiap pemimpin memiliki gaya, metoda dan kebiasaan yang berbeda. Untuk itu dia meminta agar para ASN menyesuaikan dengan cara kerja dirinya.

”Ini apel pertama saya sebagai Gubernur untuk memberikan arahan terkait apa saja yang harus dicermati selama lima tahun kedepan,” sambungnya.

Dia menyebutkan ASN juga harus seperti air, menyesuaikan dengan bentuk tempatnya berada. ”Artinya ikuti gaya pemimpinnya,” jelasnya.

Dikatakan dia, ASN harus cepat dalam bekerja dan ketika melayani masyarakat. Mereka juga diminta menyesuaikan dengan perkembangan zaman seperti memanfaatkan teknologi informasi, responsif dan profesional.

”Bapak, Ibu yang masih ‘gaptek’ harus belajar lagi karena rakyat sekarang makin canggih. Itulah kenapa saya punya media sosial, isinya pemberitaan positif, menjawab pertanyaan warga, memposting kegiatan, mengedukasi dengan nasihat,” paparnya.

Untuk menjaga kesehatan dan kebugaran dalam pelayanan, Emil juga menyarankan para ASN menggunakan sepeda seperti kebiasaannya saat pergi dan pulang kantor. ”Saya sering naik sepeda sampai sekarang, mari sama-sama kita lakukan,” ajaknya.

Emil menerangkan bahwa ASN diukur oleh tiga nilai yaitu integritas, profesionalisme dan keikhlasan melayani. Untuk meningkatkan tiga hal itu, rencananya dalam waktu dekat ia akan mengirim sejumlah ASN untuk belajar ke luar negeri secara bertahap.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga