Guru Mati Gaya

Guru Mati Gaya
Bambang Soegiharto
Guru SMP Negeri 51 Bandung
0 Komentar

Reflektif

Supaya tidak mati gaya guru harus reflektif. Guru yang reflektif adalah guru yang mampu menggunakan penilaian hasil belajar untuk meningkatkan kualitas mengajarnya. Guru yang reflektif mengetahui kapan strategi mengajarnya kurang optimal untuk membantu siswa mencapai keberhasilan belajar. Ada berapa guru yang tak pernah peka bahkan setelah mengajar bertahun-tahun bahwa pendekatannya tak cocok dengan gaya belajar siswa. Guru yang reflektif mampu mengoreksi pendekatannya agar cocok dengan kebutuhan siswa, bukan malah terus menyalahkan kemampuan siswa dalam menyerap pembelajaran.

Kreatif dan Inovatif

Siswa yang kreatif lahir dari guru yang kreatif dan inovatif. Guru diharap mampu memanfaatkan variasi sumber belajar untuk menyusun kegiatan di dalam kelas.

Mengoptimalkan Teknologi

Salah satu ciri dari guru yang tidak mati gaya adalah blended learning, gabungan antara metode tatap muka tradisional dan penggunaan digital dan online media. Perkembangan teknologi termasuk teknologi dalam dunia pendidikan kian pesat. Digitalisasi pendidikan sepertinya menjadi jawaban guna memacu peningkatan kualitas pendidikan. Perkembangan teknologi media sosial hendaknya dimanfaatkan dalam pembelajaran. Bukankah sekarang banyak kelas digital yang mengadopsi sistem media sosial? Jika hal ini dimanfaatkan guru tentu siswa sangat senang karena sesuai dengan zaman yang mereka geluti.

Menerapkan Student Centered

Baca Juga:Ini Jadwal Terbaru Semifinal Piala AFF U-16 2018Hukuman untuk Ezechiel Diperberat

Ini adalah salah satu kunci dalam pembelajaran kelas kekinian. Dalam hal ini, siswa memiliki peran aktif dalam pembelajaran sehingga guru hanya bertindak sebagai fasilitator. Karenanya, dalam kelas metode ceramah tak lagi populer untuk diterapkan karena lebih banyak mengandalkan komunikasi satu arah antara guru dan siswa.

Rajin Membaca

Ilmu itu berkembang, oleh karena itu wajib bagi guru untuk membaca buku keluaran terbaru. Guru bisa memanfaatkan perpustakaan yang ada di sekolah, di daerah atau di kotanya untuk keperluan ini. Selain itu, dengan gawai yang ada saat ini, guru bisa membaca buku elektronik (e-book) dan bisa memperolehnya dengan mudah.

Mempunyai Motivasi Internal

Motivasi internal inilah kekuatan utama agar tidak mati gaya karena pada dasarnya hanya guru sendiri yang mampu merubah dirinya, bukan orang atau pihak lain. Pemerintah dan masyarakat hanyalah motivator eksternal yang datang sesekali untuk membakar semangat internal guru.

0 Komentar