Aa Disebut Terima Uang Rp 100 juta

Aa Disebut Terima Uang Rp 100 juta
0 Komentar

JPU kembali memperlihatkan sebuah catatan via infokus di persidangan. Saat ditanya, Caca membenarkan jika catatan tersebut merupakan tulisan tangannya sendiri. “Dalam catatan ini tertulis Rp 100 juta untuk ketua. Siapa yang dimaksud ketua?” Tanya JPU.

Caca menjawab jika yang dimaksud dengan ketua, yakni Ketua DPRD KBB Aa Umbara. Dirinya disuruh menyerahkan Rp 100 juta ke ketua, kemudian Rp 20 juta ke sopirnya, Rp 75 juta ke ajudannya, Rp 25 juta dan Rp 35 juta ke ajudan.

”Saya tidak tahu uang itu untuk apa-apanya. Hanya diperintahkan Bu Weti untuk diserahkan ke Ketua (Aa Umbara),” ujarnya.

Baca Juga:Desa Pamanukan, Raih Desa Mandiri Tahun 2018Masa Pengenalan Sekolah Harus Positif Bagi Siswa

Sementara, putra kedua mantan Bupati Bandung Barat, Aulia Hasan mengaku sempat disuruh sang ayah Abu Bakar untuk mengambil uang Rp 100 juta dari Weti Lembanawati sehari sebelum proses pengundian nomor pasangan calon (Paslon) Pilbup KBB.

Hal itu terungkap saat JPU KPK memutar rekaman percakapan antara Abu Bakar dan Putra keduanya Aulia Hasan di ruang persidangan.

Dalam rekaman itu Abu Bakar memerintahkan Hasan untuk mengambil uang Rp 100 juta dari Kadis Indag KBB Weti Lembanawati. Weti sendiri sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus yang sama.

”Apakah anda tahu saat diperintah Bapak (Abu Bakar) mengambil (uang) dari Weti? Apakah ada hubungannya dengan pencalonan Ibu (Elin)?” tanya jaksa KPK.

Hasan mengaku tidak mengetahui soal peruntukan uang tersebut. Dirinya hanya disuruh mengambil ke Weti lalu diserahkan ke Epul (tim sukses).

”Pada saat menyerahkan ke Epul tidak tahu. Awalnya nggak tahu, tapi besoknya ada pengundian nomor,” kata Hasan.

Jaksa kemudian menanyakan jumlah dana kampanye pasangan Elin-Maman S Sunjaya (Emas). Hasan mengaku mengetahuinya, awalnya dana kampanye Rp 500 juta, kemudian ada tambahan Rp 500 juta lagi. Jadi totalnya Rp 1 miliar.

”Yang Rp 100 juta bukan bagian dari Rp 1 miliar?” tanya jaksa.

Baca Juga:KUA Minta Kejelasan AsetPerbup Pendidikan Agama untuk Pembentukan Akhlak

Hasan mengiyakannya. Tidak hanya itu, Hasan juga mengaku sempat hadir dalam pertemuan di Hotel Aryaduta dan beberapa Kadis serta tim sukses Emas ikut menghadiri. Namun dirinya tidak mengetahui soal pengumpulan dana untuk kampanye Emas. (ziz/ign)

0 Komentar