Sementara itu, Kasubdit Kurikulum Direktorat Pembinaan SMK, Mochamad Widiyanto mengatakan, sekolah pencetak wirausaha adalah salah satu contoh bagi peserta didik untuk melakukan praktik sebagai pelaku usaha. Pasalnya, mereka diajarkan untuk melakukan praktik untuk melakukan transaksi dan menjual produk secara langsung yang dapat menghasilkan keuntungan.
“Kita mendorong mereka untuk jualan secara online karena tidak membutuhkan biaya yang terlalu besar. Dengan online dia bisa mengunggah foto-foto serta bisa melakukan transaksi ke daerah-daerah yang lebih luas,” kata Widi. (mg1/ign)
