Kampung DugDug Konsep Kebersamaan Antara Mahasiswa dengan Masyarakat

Kampung DugDug Konsep Kebersamaan Antara Mahasiswa dengan Masyarakat
ERUS RUSTANDI/JABAR EKSPRES
 MAKIN AKRAB: Dengan konsep kampung DugDug Mahasiswa Antropologi UNPAD Buka bersama puluhan anak anak di kampung legawa Desa Warjabakti pangalengan.
0 Komentar

Ramadan bukan jadi alasan untuk memperkecil langkah kebaikan. Kiranya itulah api semangat yang terpercik di dada para mahasiswa Human Antropologi Unpad untuk membangun Kampung DugDug.

ERUS RUSTANDI, Pangalengan

JELANG magrib ada hal berbeda di Kampung Logawa Desa Warjabakti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung. Kampung ini telah disulap Mahasiswa Human Antropologi Unpad jadi Kampung DugDug.

Di samping mushola, sebuah terpal digelar menghampar di halaman rumah seorang warga. Jelang magrib warga mulai berdatangan, beberapa ibu yang bertugas memasak pun bekerjasama menggotong takjil dan sajian berbuka puasa, dimulai anak-anak hingga lansia berbaur menajdi satu.

Baca Juga:Dedi Komitmen Muliakan JandaTPS Wajib Ramah Disabilitas

Diatas terpal itu, semuanya merasakan kebahagiaan yang sama. Tidak ada sekat antara relawan, mahasiswa dan masyarakat, semuanya membaur menjadi satu. Memakan hidangan yang diolah bersama sambil bercengkrama ditengah waktu berbuka. Semuanya dekat, tak ada sekat.

”Alhamdulillah Neng, hatur nuhun pisan. Engke ameung deui kadieu nyak. Rame pisan tiasa kumpul sasarengan, nuhun pisan nyak. Tong hilap kadieu deui (Alhamdulillah Neng, terima kasih banyak. Nanti main lagi ke sini ya. Sangat ramai bisa kumpul bersama, terima kasih banyak ya. Jangan lupa ke sini lagi,” ungkap Ai salahseorang warga pada sejumlah Mahiswi yang merupakan bagian dari acara itu sebelum mereka pamitan.

Kampung DugDug hanyalah satu dari sekian banyak wujud aksi kebaikan yang bisa dilakukan Anak Muda untuk Ramadan bersama Sekolah Relawan. Selain Kampung DugDug, ada banyak aksi baik yang juga bisa jadi pilihan untuk patungan kebaikan. Sekolah Relawan mengajak banyak pemuda untuk besinergis menjadi “Anak Muda Untuk Ramadan” dan mulai melangkah bersama menjadikan Ramadan sebagai ladang untuk menanam kebaikan.

”Momen ramadan menjadi konsep generasi muda untuk melangkah bersama menebar kebaikan kepada masyarakat,” ujarnya.

Kegiatan Kampung DugDug merupakan kerjasama antara mahasiswa Human Antropologi Unpad dengan Lembaga Kemanusiaan Sekolah Relawan. Para mahasiswa itu turun ke lokasi mendatangi kampung masyarakat untuk mewujudkan sebuah agenda kebaikan bernama, Kampung DugDug.

Kampung DugDug merupakan kegiatan safari desa kegiatan itu hanya berlangsung saat ramadan digagas Sekolah Relawan untuk melakukan kegiatan berbuka bersama dengan masyarakat desa. Terutama desa-desa yang dihuni oleh masyarakat prasejahtera dan dhuafa.

0 Komentar