Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban di KBB Naik Rp3 Juta per Ekor

Jelang Iduladha, Harga Sapi Kurban di KBB Naik Rp3 Juta per Ekor
Jelang Idul Adha 2026, harga sapi di Bandung Barat naik Rp3 per ekor. Dok Jabar Ekspres/Suwitno
0 Komentar

JABAR EKSPRES – Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, penjualan sapi kurban di Kabupaten Bandung Barat (KBB) justru meningkat di tengah kenaikan harga ternak mencapai Rp3 juta per ekor.

Salah seorang pedagang hewan kurban di Kampung Babakan Cinta, Desa Pasirhalang, Kecamatan Ngamprah, M Gilang Ramadhan (17), mengatakan kenaikan harga sapi terjadi hampir di seluruh jenis ternak yang dijual tahun ini.

“Kenaikan harga sapi sekarang rata-rata sekitar Rp2 juta sampai Rp3 juta per ekor dibanding tahun lalu. Faktor pakan dan harga daging ikut berpengaruh,” kata Gilang, Sabtu (23/5/2026).

Baca Juga:Ngeri! King Kobra Masuk ke Halaman Rumah Warga di Tenjo Bogor, Evakuasi Damkar Berlangsung 1,5 JamJateng Genjot Investasi EBT dan Pengelolaan Sampah, Ahmad Luthfi Tawarkan ke Para Pengusaha Tiongkok

Meski harga mengalami kenaikan, penjualan sapi di Gilang Berkah Farm justru menunjukkan tren positif. Menurut Gilang, jumlah pembeli tahun ini meningkat cukup signifikan dibanding Idul Adha sebelumnya.

“Kalau dibanding tahun kemarin, penjualannya naik sekitar 40 persen,” ujarnya.

Ia menyebutkan, saat ini stok sapi yang tersedia sekitar 380 ekor. Dari jumlah tersebut, sebanyak 130 ekor sudah dipesan oleh pembeli.

“Untuk stok sekarang ada sekitar 380 ekor dan yang sudah di-booking kurang lebih 130 ekor,” ungkapnya.

Gilang memastikan kondisi kesehatan sapi menjadi prioritas utama menjelang Idul Adha. Pemeriksaan rutin dilakukan setiap hari dengan pengawasan dokter hewan khusus.

“Kesehatan sapi selalu kami jaga. Setiap hari juga diperiksa dokter khusus supaya tetap fit sampai hari penyembelihan,” katanya.

Ia menjelaskan, sapi yang dijual memiliki ukuran beragam mulai dari bobot 200 kilogram hingga lebih dari satu ton. Harga jualnya menyesuaikan ukuran dan jenis ternak.

Baca Juga:Sindikat Penyalahgunaan BBM Subsidi di Bogor Raup Untung Rp6,9 Miliar, Polisi Bongkar Peran Oknum SPBUGuru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya Kembali Menanti Gaji, Pembayaran Mei-Juni Diundur hingga Juli

“Kalau harga mulai dari Rp16 juta sampai sekitar Rp100 juta. Bobotnya dari 200 kilogram sampai lebih dari satu ton,” tuturnya.

Menurut Gilang, sapi berukuran besar seperti simental dan limosin merupakan hasil penggemukan khusus yang dipelihara sejak bobot awal sekitar 500 kilogram.

“Jenis sapi besar memang kami lakukan penggemukan khusus. Ada yang didatangkan dari Jawa Barat dan luar Jawa, tapi jumlahnya tidak terlalu banyak, sekitar 20 persen dari total stok,” jelasnya.

Ia menambahkan, mayoritas pembeli masih memilih sapi dengan harga yang lebih terjangkau. Rentang harga Rp24 juta hingga Rp26 juta menjadi yang paling banyak diminati.

0 Komentar