oleh

Limbah PT Brother Disanksi

NGAMPRAH – Keberadaan PT Brother yang berlokasi di Desa Batujajar Timur Kecamatan Batujajar Kabupaten Bandung Barat diduga membuang limbah ke Sungai Citarum. Hal itu menjadi perhatian Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk dilakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk menelusuri kebenaraannya.

Seperti diketahui, dugaan  pencemaran lingkungan yang dilakukan oleh PT Brother bermula dari cuitan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Jawa Barat melalui akun media sosial twitternya dengan memposting tweett dengan menyertakan sejumlah foto lokasi Sungai Citarum yang tercemar akibat pembuangan limbah pabrik PT Brother.

”Tahun lalu memang PT Brother sudah diberi sanksi adimistratif berupa teguran, tapi saat ini sanksi itu sudah dicabut. Makanya ketika ada laporan PT Brother diduga membuang limbah lagi akan kami cek kebenarannya dengan melakukan sidak,” kata Kepala DLH KBB, Apung Hadiat Purwoko di Ngamprah, kemarin.

Bila terbukti melangar, sebut dia, sanksi bagi PT Brother itu mulai dari teguran untuk melakukan perbaikan. Sebab, berdasarkan hasil uji pantau menyatakan bahwa PT Brother terbukti melakukan pembuangan limbah cair tanpa proses IPAL.

”Sanksinya karena perusahaan ini belum memiliki IPLC (instalasi pengolahan limbah cair, Red). Makanya, kami memberi sanksi teguran untuk perbaikan,” ungkapnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga