oleh

PN Bale Bandung Terapkan PTSP

BANDUNG – Untuk mengurangi potensi kecurangan dalam proses penyelesaian perkara hukum dan memberikan kemudahan pelayanan hukum kepada masyarakat. Pengadilan Negeri Bale Bandung meluncurkan Sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), kemarin (2/3).

Kepala Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung, Siti Suryati mengungkapkan, sebelumnya PTSP telah di ujicoba sekitar akhir tahun 2017 lalu, dan saat ini peluncuran sistem PTSP dilakukan sebagai upaya pengadilan memberikan kemudahan dan pelayanan hukum kepada masyarakat.

”Kami menyadari selama ini masih banyak terdapat kekurangan. Mudah-mudahan dengan sistem yang baru ini bisa jauh lebih baik,” ungkap Siti saat ditemui PN Bale Bandung, Baleendah, Kabupaten Bandung, kemarin (2/3).

Siti menerangkan, pelayanan PTSP diharapkan bisa mempersempit ruang gerak pihak-pihak yang memanfaatkan situasi. Dengan mempersulit proses pelayanan hukum, melanggar proses pelayanan peradilan, mencari keuntungan sendiri, seperti pungli.

Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum Mahkamah Agung, Herri Swantoro menuturkan, penerapan PTSP telah diberlakukan di berbagai daerah lain di Indonesia. Katanya, PTSP merupakan bagian dari proses reformasi birokrasi yang dilakukan dalam tubuh sistem peradilan.

Lebih lanjut lagi Dia menjelaskan, proses reformasi birokrasi dijalankan dengan memegang teguh prinsip transparansi dan akuntabilitas. Sehingga jika semua berdasarkan prosedur maka berbagai hambatan pelayanan proses hukum terhadap warga negara akan tidak ada. “Tidak akan ada lagi pelayanan yang dilakukan di ruang ruang tertertentu, di lorong-lorong, semuanya harus di PTSP. Jika PTSP masih menyulitkan dan berbelit-belit jangan segan-segan menegur kepala pengadilan,” tegasnya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga