oleh

Pemkab Ajukan 16 Ton Beras untuk OP

NGAMPRAH– Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Barat akan menggelar operasi pasar (OP) dalam waktu dekat. Hal itu dikarenakan tingginya harga beras di sejumlah pasar tradisional yang memberatkan daya beli masyarakat. “Kita sudah mengajukan ke bulog soal operasi pasar untuk beras, sekarang sedang menunggu jadwal dari bulog. Yang pasti minta dipercepat agar operasi pasar bisa secepatnya dilaksanakan,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Bandung Barat, Weti Lembanawati ditemui di Ngamprah, kemarin.

Menurut Weti, informasi yang didapat dari pihak bulog, pada pelaksanaan operasi pasar nanti, beras yang akan dijual dengan harga Rp9.350/kg. Harga ini jauh lebih murah dibandingkan dengan harga beras di pasaran saat ini yang mencapai Rp10.500/kg dan Rp13.500/kg. “Harga beras di pasaran memang tinggi bahkan lebih dari angka HET (harga ecesran tertinggi,red) yang sudah ditentukan,” ujarnya.

Weti menambahkan, pihaknya juga bakal selektif melihat kualitas beras yang dikirim oleh bulog. Sebab, dirinya tidak ingin ketika beras dijual dengan harga murah namun masyarakat malah mengeluh dengan kualitas berasnya. “Sebelum dikirim nanti, kita akan cek dulu kualitas berasnya. Kalau bagus tentu kita akan ambil karena kualitas menjadi nomor satu bagi masyarakat,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga