oleh

Fresh dengan Thai Massage

jabarekspres.com – BAGI soerang traveller, ada kalanya tubuh butuh relaksasi untuk memulihkan tenaga. Terlalu lama dalam perjalanan bisa saja membuat syaraf otot kencang. Akibatnya, kelelahan akan mudah mendera tubuh.

Ritual memanjakan tubuh tak selamanya harus menyodorkan sentuhan gemulai. Saat menikmati suasana ”me time” pijatan dengan metode stretching dan penekanan, menjadi primadona baru. Relaksasi ini disebut juga dengan metode Thai Massage.

Baca Juga:  Babi Ngepet yang Viral Ternyata Hasil Rekayasa 8 Orang

Teknik pijat ala Thai sebenarnya sudah ada sejak 2.500 tahun lalu di India. Uniknya, terapi pijat ini justru berkembang luas di Thailand. Pijat ala Thai dikembangkan oleh seorang dokter Buddha bernama Jivaka Kumar Bhaccha. Selama berabad-abad, pijatan ini dipraktekkan oleh para biksu Buddha di kuil sebagai penyembuhan medis dan spiritual.

Seiring kemajuan zaman, Thai massage semakin dikenal di seluruh Asia. Nuad Boran, orang Thailand menyebutnya, tak pernah mengenal sarana oil atau minyak. Pijat tradisional ini memodifikasi teknik pijatan ala Timur dan Barat. Fokusnya, melakukan perenggangan otot ala yoga Thailand, sekaligus penekanan pada titik saraf tubuh.

Baca Juga:  Coreng Nama Kota Santri, Polisi Harus Usut Tuntas Kasus Pemerkosaan Bergilir

Di Zen Spa & Reflexiology, Thai Massage menjadi salahsatu treatment yang difavoritkan pelanggan. Sebagai city spa, Zen memang menawaran berbagai jenis pijatan ciamik yang sesuai dengan keinginan para tamu. Thai massage ala Zen, menggunakan teknik passive stretching dan gentle pressure pada tubuh di titik-titik tertentu.

Baca Juga


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga