Kisah-Kisah di Balik Syal Solidaritas Palestina

Kisah-Kisah di Balik Syal Solidaritas Palestina
0 Komentar

Menurut Anies, mengenakan syal itu merupakan bentuk ketidaksetujuan terhadap langkah AS yang mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Menurut dia, kebijakan tersebut melanggar berbagai kesepakatan dan bisa berakibat fatal.

”Kebetulan Jumat kan pakaian sadariah, saya cari sadariah yang serbannya Palestina, sebagai simbol simpati pada Palestina,’’ katanya.

Alasan solidaritas pula yang mendorong para anggota Fraksi PKS mengenakan syal Palestina. Tak seperti Retno dan Anies, syal itu bikinan kader PKS sendiri dan tidak dijual untuk umum.

Baca Juga:Stok Vaksin Difteri Aman77 Instansi Dalami Proposal Sinovik

Sebelum gonjang-ganjing akibat kebijakan kontroversial AS sekarang pun, PKS termasuk yang getol menyuarakan dukungan terhadap Palestina. Misalnya lewat demonstrasi. Dan, para kader mereka biasanya selalu mengenakan syal, ikat kepala, dan kaus bermotif Palestina.

Syal yang dipakai para pengurus dan kader PKS selama ini memang memiliki ciri khas tersendiri. Jika dibentangkan, pada satu sisi terdapat bendera Indonesia. Sedangkan pada bagian tengah terdapat motif kotak-kotak dan tulisan Palestina. Sementara di sisi lain berisi bendera Palestina.

”Dengan melakukan gerakan terus-menerus mengecam Israel maupun AS, hal ini bisa menjadi bukti bahwa langkah yang dilakukan Trump salah dan menyalahi sejarah masa lalu,” kata anggota Fraksi PKS M. Nasir Jamil. (*/c10/ttg)

0 Komentar