Selama setahun ke depan, Kevin memiliki tugas penting, yakni menyuarakan perdamaian dan harmoni kepada seluruh penjuru dunia. Sebagai warga Indonesia yang hidup masyarakat yang sangat multikultural, ia ingin memperlihatkan bahwa perdamaian dalam perbedaan sangat mungkin terjadi. Gagasan soal harmoni dalam keberagaman yang disampaikannya pada saat penjurian itulah yang konon membuatnya dipercaya mengemban tugas itu.
Perempuan dan Potensi
Atalia Ridwan Kamil selaku istri kota dan kerap membimbing Mojang Jajaka Kota Bandung turut angkat bicara. Ia menyampaikan bahwa Kevin adalah contoh figur yang bisa menjadi teladan. Sebagai seorang ibu, ia turut berbahagia bahwa kini semakin banyak perempuan yang bisa berprestasi.
“Kevin ini menunjukkan bahwa perempuan itu tidak ada batasan untuk berprestasi. Perempuan memang memiliki kodrat, tetapi hal itu tidak menghalangi jalan bagi mereka untuk tetap bisa memaksimalkan potensinya,” ucap ibu dua anak itu.
Baca Juga:Generasi Milenial Bicara KorupsiSatu Suara, Koalisi Golkar-Demokrat Dukung Nurul-Rully
Menurutnya, saat ini tidak semua perempuan memiliki kesempatan yang sama seperti itu. Masih banyak perempuan di luar sana yang belum berdaya karena berbagai alasan. Salah satu faktornya adalah kemiskinan. Ia mengatakan, kemiskinan adalah hal yang paling berbahaya. Bukan sekadar miskin harta, tetapi juga miskin ilmu, miskin hati, dan miskin jiwa.
“Banyak perempuan yang butuh inspirasi untuk membawa mereka selalu berada dijalan yang positif. Kevin memiliki tugas berat bagaimana semua mata memandang, terutama masyarakat Indonesia dan dunia. Sehingga kami berharap mudah-mudahan Kevin mampu menjaga diri dan mampu mengajak sebanyak-banyaknya kepada kebaikan,” pungkasnya. (pan/ign)
