DPD Dorong Lagi Dedi Mulyadi

”SK pencabutan? sampai saat ini belum ada tuh. DPW Jabar PPP sejauh ini masih mengamankan keputusan terakhirnya DPP dukung Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Jadi SK itu enggak ada,” tuturnya.

Saat ini, kata Pepep, DPW Jabar PPP masih patuh pada keputusan DPP dan DPW tidak akan berandai-andai melakukan atau menyusun strategi jika nanti Emil tidak memilih Uu Ruzhanul Ulum. Sebab, semua mekanisme terutama keputusan ada di DPP PPP bukan di DPW.

”Kita di sini hanya bisa patuh kepada keputusan DPP PPP, dan bukan kapasitasnya menyusun rencana apalagi berandai-andai,” katanya.

Di tempat yang sama Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar yang kemarin mengunjungi DPW PPP mengatakan, kedatangan dirinya ke DPW PPP hanya sebatas silaturahmi dan dalam rangka menenangkan situasi politikyang kini memanas.

”Salah-satunya bicara soal situasi politik di Pilgub Jabar ini, koalisi-koalisi mana yang ada dan kemungkinan-kemungkinan koalisi yang bisa dimasuki atau ditambah atau head-to head, bisa tiga, dua dan empat,” tuturnya.

Soal wacana dirinya mengajak PPP ke koalisi mendukung Deddy Mizwar, pihaknya mengakui enggan merebut suara atau menjadi pemicu perubahan keputusan awal yaitu, PPP sejak awal mendukung Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum.

”Jadi, silakan tanya ke PPP bagaimana. Karena saat ini kondisi masih cair jadi masih bisa berubah-ubah. Besok misalkan tiba-tiba Golkar cabut dukungan ke RK atau PPP lalu gabung ke Kita kan bisa saja,” katanya.

Dia memastikan, akan menghormati segala apa yang menjadi keputusan PPP seperti saat ini masih mendukung Ridwan Kamil dan Uu Ruzhanul Ulum. Meskipun sampai saat ini kadernya belum juga diputuskan apakah akan menjadi bakal calon Wakil Gubernur Jabar atau tidak di Pilgub Jabar nanti. (mg2/rie)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan