Lima Tahun Mengabdi, Dua Kali Duduk di Kursi Kerja

sudiarto
BANGGA MENGABDI: Wakil Wali Kota Cimahi Sudiarto menatap arah jendela dari ruang kerja, kemarin (17/10). Minggu (22/10) mendatang, Sudiarto resmi lengser dari jabatan.
0 Komentar

Untuk itu, Sudiarto meminta kepada semua ASN pemkot Cimahi yang sedang menyongsong wali kota baru, agar bekerja sebaik mungkin dan bekerja tidak saling membebani dan merasa terbebani. Tidak hanya itu, Sudiarto juga mengajak para ASN pemkot Cimahi untuk selalu mendukung Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cimahi terpilih dalam menjalankan tugasnya.

”Inikan sudah hasil pilihan masyarakat, maka suka tidak suka, mau tidak mau ASN harus membantunya agar bisa memperlancar tugas beliau. Ke depan siapapun yang mempunyai ilmu jangan segan-segan untuk meneruskan dan membagi kepada beliau. Hidup ini bagaimana hati kita, kalau semua diawali dengan baik maka akan memperoleh hasil yang baik pula,” bebernya.

Saat disinggung kegiatan apa yang akan dilakukan setelah berhenti menjabat sebagai Wakil Wali Kota, Sudiarto mengaku, dirinya belum tahu akan berbuat apa. Namun karena dirinya sebagai pengurus partai Golkar di DPD Jabar maka dia akan menunggu perintah partai saja.

Baca Juga:Daring Tak Dilarang di BandungJadwal Program Kegiatan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Bulan Oktober 2017

”Suruh aktivitas lagi boleh, enggak juga tidak apa-apa. Intinya kita selalu taat kepada partai itu saja,” sebutnya pria yang lantas menjadi kader Partai Golkar sejak 1977 itu.

Saat ditanya, apakah ada persiapan usaha atau yang lainnya, Sudiarto mengatakan, dirinya kurang mengerti tentang berbisnis. Terlebih sebelumnya, dia merupakan PNS RS Dustira Cimahi (Kesdam Siliwangi), DPRD Kabupaten Bandung, DPRD Kota Cimahi.

”Tapi bukan berarti saya tidak mengerti tentang ilmu bisnis, tetapi kita kan harus bisa menempatkan diri,” selorohnya.

Untuk keluar dari pemkot pun Sudiarto mengaku tidak akan membawa barang-barang yang ada. Termasuk beragam penghargaan yang telah diterima.

”Biarkan saja menjadi kenangan bagi semua. Itu kan milik pemerintah mau dikasikan, ya saya bawa tidak juga nggak apa-apa,” pungkasnya. (ziz/rie)

0 Komentar