Lirih dan Luka Dyah Pitaloka

Lirih dan Luka Dyah Pitaloka
PERSATUAN ETNIS: Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berfoto bersama Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, kamarin.
0 Komentar

Tradisi menyebutkan, sang Putri Dyah Pitaloka dengan hati berduka melakukan bela pati, bunuh diri untuk mem­bela kehormatan bangsa dan negaranya. Tindakan ini mun­gkin diikuti oleh segenap pe­rempuan-perempuan Sunda yang masih tersisa, baik bangsawan ataupun abdi.

Menurut tata perilaku dan nilai-nilai kasta kesatria, tinda­kan bunuh diri ritual dilaku­kan oleh para perempuan kasta tersebut jika kaum laki-lakinya telah gugur. Perbuatan itu diharapkan dapat mem­bela harga diri sekaligus un­tuk melindungi kesucian mereka, yaitu menghadapi kemungkinan dipermalukan karena pemerkosaan, penga­niayaan, atau diperbudak. (Wikipedia/rie)

0 Komentar