Emil: Jangan Mudah Terprovokasi

Emil: Jangan Mudah Terprovokasi
HUMAS PEMKOT FOR JABAR EKSPRES
JALIN KEBERSAMAAN: Wali Kota Bandung, M. Ridwan Kamil saat memberikan sambutan pada acara Majlis Taklim Pendopo Bersama Ustadz Evie Effendi di Pendopo Wali Kota Bandung, kemarin (17/09).
0 Komentar

Berkaitan dengan Medsos Emil mengingatkan dengan Medsos dan teknologi bahkan bantuan yang dikumpulkan sudah sampai saat ini di sana, tapi apabila dipakai keburu­kan contoh ada Saracen itu akan membawa keburukan ke banyak hal dan bisa me­mecah belah persatuan.

”Itulah medsos, bila diguna­kan buat kebaikan hasilna baik, intinya Sosmed kalo dipake positip bisa sangat membantu tapi kalo dipake keburukan juga bisa sangat destruktif,” tegasnya.

Wali Kota muda ini menga­takan sebaik-baiknya manu­sia adalah yang tanggannya di atas jangan di bawah dan paling baik jadi manusa yang memberi bukan meminta. Dia juga mendoakan agar semua menjadi warga yang tangan­nya di atas dan bukan di bawah sehingga selalu bisa mem­bantu saudaranya yang ke­susahan dimanapun berada. ”Mudahah-mudahan Rohing­nya bisa menjadi motivasi kita untuk membantu dan meningkatkan ukhuwah bagi umat muslim dan me­ningkatkan kekompakan diantara kita khususnya Warga Bandung dan Indo­nesia umunya,” pungkasnya

Baca Juga:Pamriadi Gelar Gerak Jalan Kebangsaan di Cempaka MekarBold Xperience Night Road Race The Series 2017

Sementara itu dihadapan tamu yang didominasi Legiun Veteran dan ibu-ibu rumah tangga Ustadz Evie Effendi menyampaikan tausiahnya. Dia berkelakar berkaitan dengan medsos dan kebaha­giaan warga Bandung serta bagaimana warga Bandung harus bisa bersyukur diban­ding dengan apa yang ter­jadi dengan saudara muslim di Rohingya. ”Manfaatkan momen didunia dengan ba­nyak beramal dan menjadi bermanfaat bagi sesama, kita prihatin dengan rohingya dan harus bisa bersyukur pada diri kita dan harus bisa menolong sesama,” ujarnya.

Ustadz Evie juga menamba­hkan Bandung adalah kota yang Bahagia, bahagia adalah suatu hal yang bisa diciptakan dan bukan diberikan serta dicari. Rasa bahagia bisa dengan hal yang telah kita miliki asal dengan rasa syu­kur dan Ikhlas. ”Bahagia adalah hal yang bisa kita ciptakan jangan melihat orang yang ada diatasmu karena strata sosial karena akan memperkecil, nikmat ke­pada kita,” tegas Evie.

Lebih Lanjut Ustadz Evie me­nambahkan, warga Bandung adalah warga yang bahagia dan berharap dalam menciptakan kebahagiaan ,Warga Bandung tetap tidak lupa dengan pen­deritaan saudara Kita di Ro­hingya yang sedang diuji. ”Kita harus luruskan niat untuk tetap lillahi taala, meski jauh dari Rohingya minimal kita hatus tetap berdoa dan bisa memberikan yang terbaik dan memberi solusi jangan sen­sasi saja,” jelasnya. (hms/ign)

Laman:

1 2
0 Komentar