Korban Lakalantas Akibat Jalan Rusak Bisa Gugat Pemerintah

Pemudik Motor
FAJRI ACHMAD NF / JABAR EKSPRES
MUDIK RODA DUA: Pemudik kendaraan roda dua melintas di Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, beberapa waktu lalu.
0 Komentar

Menurut pantauan, di jalur selatan Jabar, sejak pukul 14.00 hingga pukul 17.00, jumlah kendaraan yang keluar tol cileunyi, dihitung per dua jam waktunya untuk laporan.

Kasat Lantas Polres Bandun, AKP Donny Eko Wicaksono menjelaskan, untuk peningkatan belum ada. Jumlah kendaraan dihitung setiap dua jam sekali. ”Jadi untuk H-5 ini masih normal kategorinya, penghitungan kendaraan belum per menit, masih dua jam sekali dihitungnya,” kata Donny.

Donny menjelaskan, data yang ada hari ini sejak pukul 14.00 hingga 17.00 jumlah kendaraan yang melintas. ”Untuk roda dua 2.337 kendaraan, dan roda empat 1.118, itu data dari jam 14.00,” jelasnya.

Baca Juga:Libur, Pemain Harus Jaga Asupan MakananKemendikbud Kebut Draft Perpres Sekolah Lima Hari

Menurut Donny, peningkatan kendaraan pemudik akan mulai ramai Kamis hingga Sabtu mendatang. ”Karena belum ada cuti bersama, jadi masih menunggu waktu libur cuti bersama. Sehingga diprediksi kamis akan ada lonjakan,” ucapnya.

Sedangkan untuk pengaktifan pintu tol Cileunyi sendiri, ucap Donny, pihaknya akan memberlakukan situasional. ”Saat ini untuk yang exit delapan, lima masuk karena masih normal. Bila situasi berubah karena kepadatan, bisa saja 10 keluar, masuk tiga,” tuturnya.

Menyikapi persiapan sarana kesehatan di jalur mudik Kabupaten Bandung, DPRD Kabupaten Bandung meminta agar Dinkes Kabupaten melayani maksimal pemudik di bidang kesehatan. Anggota DPRD Kabupaten dari Komisi D, Osin Permana menjelaskan tenaga kesehatan di jalur mudik harus melayani pemudik dengan baik. ”Kasihan pemudik ini sudah menempuh perjalanan jauh, dan harus mendapatkan waktu istirahat. Untuk itu petugas medis harus maksimal melayani pemudik,” jelasnya.  (pan/yul/rie)

0 Komentar