Sertifikat Terhalang Kuota Kelas

Sertifikat Terhalang Kuota Kelas
ERUS RUSTANDI/JABAR EKSPRES
CARI NAMA: Ratusan orang tua siswa melihat pengumuman kelulusan yang dikeluarkan SMKN 1 Soreang, kemarin( 16/6). Banyak siswa tidak diterima karena minimnya kouta yang ada di sekolah.
0 Komentar

Menurutnya selama mengikuti eskul paskibra di SMP MA Margahayu, Halmatia dengan lima belas temannya pernah menjadi juara umum se-Bandung Raya dan juara 5 pertandingan tingkat nasional. ”Saya senang dan bahagia bisa diterima di SMAN 1 soreang, karena sudah menjadi impian sejak lama,” pungkas Helmatia

Di sisi lain, beda sekolah beda juga sistem yang diterapkan dalam dalam pengumuman hasil seleksi penerimaan siswa baru. Di SMKN 1 Soreang diketahui memiliki kouta 8 ruang kelas, dengan persentase 30 persen untuk jalur non akademis.

”Presentasi kuota untuk jalur nonakademik lebih sedikit,  cuma 30 persen kalau dibanding denga kejuruan yang dibuka di SMK Soreang ini,” jelas Edi Suroso Kasubag TU SMKN 1 Soreang.

Baca Juga:Implementasi Sekolah Lima Hari, SD Paling Tidak SiapKembali Kena Sanksi Komdis PSSI

Menurutnya, peminat anak untuk belajar di SMKN Soreang memang banyak. Tapi,  pihaknya tidak bisa menerima karena masih kekurangan ruang kelas. Oleh karena itu, pihaknya hanya menerima sekitar 80 anak untuk jalur nonakademik pada PPDB tahun 2017-2018.  (rus/rie)

0 Komentar