oleh

Saber Pungli ke Sekolah

jabarekspres.com, TASIK – Dinas Pendidikan Kota Tasikmakaya menyosialisasikan Satgas Saber Pungli kepada Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) se-Kota Tasikmalaya kemarin (4/4).

Sosialisasi digelar untuk menghindarkan kepala sekolah dan guru dari masalah hukum. Sebab kegiatan pendidikan sangat komplek dengan persoalan hukum, terutama persoalan pendanaan mulai saat anak masuk hingga anak keluar sekolah.

“Di situ ada proses baik langsung maupun tidak langsung berkaitan dengan pendanaan, terutama pendaan yang tidak dianggarkan dalam BOS atau APBD. Di satu sisi kita diberikan beban pendidikan agar berkualitas, sementara anggaran BOS itu sama jumlahnya. Termasuk kegiatan ekstrakulikuler, bagaimana menyikapi ini kalau apa-apa dikaitkan dengan pungutan liar, kan belum ada peraturan yang mengatur itu,” jelas Kepala Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya H Achdiat Siswandi MP sesaat setelah memimpin sosialisasi Satgas Saber Pungli di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kota Tasikmalaya, kemarin (4/4).

Menurutnya, pihaknya menginisiasi untuk menyosialisasikan Saber Pungli kepada MKKS dan para guru, karena dalam waktu dekat ini mereka sudah disibukan dengan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), perpisahan anak sekolah dan karnaval anak. Hal tersebut kemungkinan bisa menjadi satu persoalan apabila tidak segera diselesaikan, karena kegiatan tersebut tidak dianggarkan di dalam APBD maupun APBN.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga