Warga 6 Desa di Cibingbin Ngungsi

Warga 6 Desa di Cibingbin Ngungsi
0 Komentar

”Barusan sekitar pukul 20.00 (tadi malam, Red) air sungai mulai surut. Banyak warga yang mulai kembali ke rumahnya masing-masing untuk mengecek harta bendanya. Saya dan tim kecamatan juga bisa menuju Desa Citenjo. Tadi sore sampai sebelum pukul 20.00, tidak bisa lewat jembatan kecil karena terhalang air sungai yang meluap,” sebutnya.

Hanya saja dia belum bisa memastikan apakah warga yang rumahnya tergenang banjir akan terus berada di pengungsian atau kembali ke rumahnya pasca surut. Namun dia menyarankan kepada warga untuk tetap berada di lokasi yang aman, karena cuaca sulit diprediksi. Apalagi jika kemudian turun hujan di wilayah Cipondok dan wilayah hulu lainnya.

”Sebaiknya warga tetap berada di lokasi yang aman, sampai tim memastikan tidak ada banjir lagi. Untuk kebutuhan logistik warga, kami akan berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD),” terang dia.

Baca Juga:BPJS Kesehatan Divisi Regional V Jabar Bantu RSUD SoekardjoPertahankan Puncak Klasmen

Dia melanjutkan, pendataan terhadap para korban dilakukan oleh setiap desa, dan dibantu dari kecamatan. Bagja menuturkan, banjir yang sekarang terjadi ini sangat besar karena menyapu hampir enam desa. Meski tidak ada korban jiwa, namun warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai dibuat trauma.

”Kami memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Pihak desa tidak ada yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. Mungkin kalau ternak dan hewan peliharaan ada yang terbawa air banjir. Semua kerugian warga akibat musibah ini akan didata,” ujarnya.

Kepala BPBD, Agus Mauludin MSi yang berada di lokasi kejadian, tadi malam menyebutkan, kondisi di Cibingbin gelap gulita lantaran aliran listrik dimatikan untuk menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan. Sebagian besar warga sudah kembali ke rumahnya dan membersihkan lumpur di tengah situasi yang gelap.

”Lumpurnya cukup tebal, dan masuk ke pemukiman penduduk. sekarang sebagian warga sudah ada yang kembali ke rumah karena air sungai sudah surut. Mereka membersihkan rumah dari lumpur,” papar Agus yang datang bersama tim BPBD. (ags/rie)

0 Komentar