Unas Terakhir Kebanjiran, Siswa Terpaksa Harus Pindah Kelas

unas-kebanjiran
KREDITSISWA TERSIKSA: Seorang siswa SD terlihat menerjang banjir saat hendak melakukan ujian sekolah terakhir, kemarin. Kondisi tersebut sebelumnya sempat diprediksi oleh panitia ujian. Namun karena tingginya air banjir, maka ujian pun terpaksa dipindahkan.
0 Komentar

”Tapi alhamdulillah, siswa sudah bisa mengikuti pelaksanaan ujian seperti biasa. Tidak ada kendala. Cuma ruang kelasnya harus ikut ke sekolah yang berada di lokasi jauh dari banjir,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Bandung Tata Irawan Sobandi mengungkapkan, banjir kembali merendam sejumlah kawasan di Kecamatan Dayeuhkolot dan Baleendah dengan ketinggian air yang merendam pemukiman warga dari mulai 10 centimeter sampai 2 meter. Banjir terjadi karena hujan deras yang mengguyur sejak Selasa sore yang mengakibatkan banjir datang kembali.

Sejumlah kawasan yang terendam banjir yakni, Kecamatan Dayeuhkolot terdapat beberapa titik wilayah yaitu Kampung Bolero, Kampung Bojongasih dan Babakan Leuwibandung. Sementara di Baleendah yaitu di Kampung Andir, Cieunteung dan Cigado Kelurahan Baleendah Kecamatan Baleendah.

Baca Juga:Gencarkan Penggunaan Bahasa IndonesiaRatusan Sekolah Penuhi Syarat danLayak Terapkan Kurtilas

”Selain di tiga kecamatan yang sudah jadi langganan ini, banjir juga terjadi di Majalaya, Paseh, Ibun, Ciparay, Banjaran dan Kamasan, tetapi, kondisinya sudah mulai surut sejak Rabu siang. Namun, beberapa titik kami masih antisipasi,” ungkapnya.

Proses bantuan dari BPBD Kabupaten Bandung, kata Tata, memprioritaskan ke sekolah-sekolah yang terendam banjir, mengingat kemarin masih berlangsung pelaksanaan unas tingkat SD. Namun, karena sudah diantisipasi, tidak ada hambatan yang terjadi. (yul/rie)

0 Komentar