oleh

Rp 528 Juta untuk Atur Tuntutan, Dua Jaksa Jadi Tersangka Sidang Kasus BPJS

bandungekspres.co.id , JAKARTA – KPK akhirnya menetapkan lima tersangka yang terjaring operasi tangkap tangan (OTT) Senin (11/4). Dari lima tersangka itu dua di antaranya jaksa yang menangani korupsi dana BPJS Kesehatan di Pemkab Subang. Suap diberikan untuk pengaturan tuntutan para terdakwa.

Praktik penyuapan itu tercium KPK sejak Sabtu (9/4). Saat itu Lenih Marliani bersepakat dengan jaksa Deviyanti Rochaeni. Lenih adalah istri terdakwa korupsi BPJS di Pemkab Subang, Jajang Abdul Kholik. Jajang merupakan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan di Dinas Kesehatan (Dinkes) Subang.

Baca Juga:  BPS Catat Profesi Petani Indonesia Sangat Tipis

Jajang terjerat korupsi dana BPJS bersama atasannya Kadinkes Subang, Budi Subiantoro. Kemarin (12/4) keduanya menjalani sidang dengan agenda pembacaan tuntutan. Nah, pada Senin pagi itu Lenih menemui Deviyanti untuk menyerahkan uang sebesar Rp 528 juta. Uang diserahkan Lenih di ruang kerja Deviyanti yang ada di lantai 4 Gedung Kejati Jawa Barat.

”Uang tersebut untuk meringankan tuntutan JAH (Jajang) dan mengamankan Bupati Subang agar tidak terseret perkara tersebut,” kata Ketua KPK Agus Raharjo dalam konferensi persnya di Gedung KPK, kemarin.

Baca Juga:  Rekayasa Lalulintas yang Akan Dilakukan Polrestabes Bandung Guna Cegah Arus Mudik

Setelah penyerahan uang itu, KPK mencokok Lenih di halaman parkir Kejati Jabar. Selanjutnya dilakukan penangkapan Deviyanti di ruang kerjanya bersama barang bukti uang Rp 528 juta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Baca Juga