Kadivpropam Polri Pastikan Densus 88 Langgar Prosedur

Simulasi Pengamana Peringatan KAA
FAJRI ACHMAD NF/BANDUNG EKSPRES
SIMULASI PENGAMANAN: Sejumlah petugas gabungan melakukan simulasi pengamanan peringatan Konferensi Asia - Afrika ke 61 di Jalan Asia-Afrika, Kota Bandung, kemarin (8/4). Simulasi tersebut dilakukan oleh TNI dan Polri dipersiapkan sebagai bentuk kesiapan pengamanan jelang kedatangan Presiden RI Joko Widodo pada pembukaan peringatan KAA ke-61 di Bandung pada 18/4) mendatang.
0 Komentar

Kalau saja, Siyono berhasil mengambil senjata Densus 88, lalu menembak keduanya, tentu ini akan jauh lebih berbahaya. ”Kalau senjata itu terebut, bisa-bisa keduanya jadi mayat,” keluh mantan Karobindiklat Lemdiklat Polri tersebut.

Dia menegaskan, kejadian terduga teroris itu meninggal merupakan kecelakaan yang sebenarnya tidak diinginkan oleh Polri. ”Tapi, silakan bila ada pihak yang merasa ini merupakan pelanggaran hak azasi manusia (HAM),” terangnya.

Namun, perlu diingat bahwa sebenarnya banyak anggota Polri dan TNI yang juga tewas ditangan anggota kelompok teror. Lalu, mengapa tidak ada yang menyebut ini pelanggaran HAM. ”Dari situ saja, semua ini menyudutkan Polri,” ujarnya.

Baca Juga:Umuh Tak Masalah Jadwal ISC 2016 DiundurMaung Mulai Lirik Pemain Asia

Dia menduga bahwa ada upaya provokasi dari kelompok teroris agar menurunkan moral petugas di lapangan. Karena itu, Polri akan membuktikan bahwa Siyono ini memang panglima dari neo JI. ”Kami akan membuktikan dari berbagai skema neo JI ini,” tegasnya. (idr/rie)

0 Komentar